Ribuan Warga 9 Kecamatan di Manggarai Terima Dana PKH

Penerimaan KPH
FLORES — Ribuan warga dari sembilan wilayah kecamatan di Kabupaten Manggarai, Flores, NTT, sudah menerima alokasi dana Program Keluarga Harapan (PKH). Hal ini berdasarkan data jadwal penerimaan yang dikeluarkan oleh Kantor Pos Ruteng dan diterima oleh Sekretariat Unit Pelaksana (SUP) PKH Kabupaten Manggarai. Jadwal penerimaan dana tersebut ditetapkan berlangsung selama beberapa hari, sejak Sabtu (24/10/2015) lalu hingga hari ini, Rabu (28/10/2015).
Detrianus Agul
Kepala Unit Pelaksana (UP) PKH Kabupaten Manggarai, Detrianus Agul kepada Cendana News menjelaskan, terkait dengan waktu penerimaan yang tidak serentak ini, hal tersebut merupakan urusan lembaga Kantor Pos. Sekretariat UPPKH Kabupaten Manggarai sendiri mendapat informasi terkait jadwal penerimaan dana PKH untuk tahap ini dari Kantor Pos Ruteng, Jumat (23/10/2015).
“Yang membuat jadwal ini Kantor Pos. Jadwal dan target waktunya, mereka semua yang tentukan. Ada satu kecamatan hari ini, Rahong Utara. Sebanyak 701 peserta dari sana,” ungkap Agul di ruang kerjanya, Rabu (28/10/2015).
Informasi yang diperoleh Cendana News dari Sekretariat UPPKH Kabupaten Manggarai di Ruteng menyebutkan, peserta PKH yang sudah menerima dana program terkait sudah mencapai 4.338 peserta. Jumlah ini merupakan para peserta yang tersebar di berbagai desa pada sembilan wilayah kecamatan di kabupaten sulung Tanah Congka Sae tersebut. Total peserta PKH Kabupaten Manggarai yang dinyatakan menerima dana bantuan tercatat 5.039 peserta.
Berikut adalah sebaran para peserta PKH Kabupaten Manggarai yang sudah menerima dana bantuan. Paling banyak terdapat di Kecamatan Satarmese (861 peserta) diikuti Kecamatan Ruteng (684). Selanjutnya terdapat di Satarmese Barat (547), Wae Ri’i (512), Reok Barat (456), Cibal Barat (428), Cibal (397) dan Lelak (233). Paling sedikit terdapat di Kecamatan Wae Ri’i sebanyak 512 peserta.
Sebelumnya, sejumlah peserta PKH dari Desa Jaong, Kecamatan Satarmese, mengungkapkan adanya penurunan nominal bantuan pada tahap ini jika dibandingkan dengan yang telah mereka terima pada tahap sebelumnya. 
“Kali ini saya dapat Rp800-an ribu. Kalau tahap sebelumnya, saya terima Rp1,5 juta. Bukan hanya saya. Yang lain juga, saya lihat begitu,” tutur Kris Lurung dibenarkan Ria Danur di Kantor Pos Ruteng, Senin (26/10/2015).
Dimintai konfirmasi terkait dengan hal ini, Agul sendiri membenarkan adanya penurunan jumlah tersebut. “Kali ini memang tidak ada itu bantuan tetap. Jumlahnya Rp500 ribu per peserta. Semua peserta jumlahnya sama. Itu hanya diterima pada tahap kedua kemarin. Itu makanya, yang tahap dua itu lebih banyak,” jelas Agul. 

RABU, 28 Oktober 2015
Jurnalis       : Fonsi Econg
Foto            : Fonsi Econg
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...