Sambut Tahun Baru Islam, Warga Maluku Pawai Obor dan Atraksi Bambu

AMBON — Menyambut Tahun Baru 1 Muharram 1437 Hijriyah (14 Oktober 2015), warga kota Masohi dan Sekitarnya di Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) Provinsi Maluku, Selasa malam (13/10/2015) menggelar pawai obor.
Pawai Obor yang dipimpin langsung Bupati Kabupaten Maluku Tengah, Abua Tuasikal diikuti orang dewasa dan juga melibatkan para pelajar. Selain pawai obor sambil sholawat mengelilingi kota Masohi, juga dibarengi dengan atraksi bambu gila.
Tradisi local wisdom khas Maluku itu diperagakan oleh para pelajar di Kota Masohi. Bambu utuh yang panjangnya sekitar 5 meter dipeluk oleh enam pemuda sambil berlari. Bambunya diasar dengan api. Kemudian salah satu peserta memukul tifa (gendang) mengeringi para pemain yang atraksi Bambu Gila ini. 
Uniknya, bambu yang sudah disyaratkan itu membuang para pemainnya. Bambu ini mengoyah para pemainnya tanpa direkayasa sehingga harus dipeluk erat-erat. Jika tidak, para pemain tak pelak hingga terjatuh.
Bambu memiliki kekuatan sendiri sehingga para pemain harus memiliki tenaga yang kuat untuk memeluk erat bambunya. Karena sendiri bergerak sehingga disebut bambu gila.
RABU, 14 Oktober 2015
Jurnalis       : Samad Vanath Sallatalohy
Foto            : Samad Vanath Sallatalohy
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...