Sepi Pembeli, Pasar Seni Kota Mataram Butuh Promosi

Salah satu toko pusat oleh-oleh di Mataram

MATARAM — Keberadaan pasar seni yang menyediakan berbagai jenis oleh – oleh khas Pulau Lombok terutama oleh – oleh berupa kaos, kerajinan dan kain tenun belum banyak menjadi incaran wisatawan. 
Salah seorang penjual kaos dan kain rang – rang Lombok, Ayu menyebutkan, ada beberapa hal yang menyebabkan  sepinya pengunjung pasar seni maupun pusat oleh–oleh, diantaranya kurangnya inisiatif dari para pemandu wisata mengarahkan wisatawan serta masih kurang gencarnya promosi yang dilakukan pemerintah.
“Pemerintah diharapkan lebih gencar mempromosikan produk daerah,”katanya di Mataram, Sabtu (3/10/2015).
Disebutkannya, sejumlah pasar seni maupun pusat oleh – oleh yang ada terutama di Kota Mataram jarang sekali mau dikunjungi wisatawan, kalaupun ada, hanya satu dua orang yang datang.
“Itupun tidak semua mau berbelanja membeli kain, kaos maupun hasil kerajinan lain sebagai oleh – oleh” kata Ayu.
Hal senada juga disampaikan Supiati, penjual mutiara Lombok Kelurahan Sekarbela Kota Mataram. Dia mengatakan dengan keberadaan NTB sebagai daerah pariwisata, Pemda semestinya tidak hanya gencar melakukan promosi terkait destinasi wisata pantai maupun alam, tapi keberadaan hasil kerajinan seni maupun budaya juga harus lebih gencar dilakukan
Supaya kedatangan wisatawan tidak hanya sekedar datang berlibur menikmati keindahan alam semata dan hanya menguntungkan pengusaha besar seperti jasa perhotelan, tapi bagaimana kedatangan merekan juga bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat UMKM yang menyediakan berbagai prodak hasil kesenian dan budaya daerah
“Promosi yang kreatif serta keberadaan pemandu wisata akan bisa mengarahkan dan membuat wisatawan mau berkunjung ke sejumlah pusat oleh – oleh yang ada akan sangat berperan penting dalam usaha mengembangkan prekonomian masyarakat, khususnya pelaku UMKM” katanya 
SABTU, 03 Oktober 2015
Jurnalis       : Turmuzi
Foto            : Turmuzi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...