Siswa SMAK Stelma Juarai Bridge Competition 2015

Dua siswa SMAK Stelma
SURABAYA — Siswa Sekolah Menengah Atas Katolik (SMAK) Stella Maris Surabaya menjuarai Bridge Competition 2015 yang diselenggarakan oleh Universitas Kristen Petra Surabaya.
Dua peserta dari SMAK Stelma, Davied Kurniawan dan Samuel Sindhunata Hartoyo menjelaskan kesulitan terbesar dalam kompetisi ini yaitu membuat jembatan seringan mungkin tetapi dapat menampung beban seberat mungkin.
“Selain itu pemotongan kayu harus presisi dan akurat, jika salah satu bagian kecil kayu tidak presisi, bisa rusak semuanya, dan harus mengulang lagi,” terang Samuel.
Bahan utama yang disiapkan dalam membuat miniatur bridge yaitu kayu balsa dan lem G. Kayu balsa merupakan kayu yang biasa digunakan untuk batang korek api.
Pengetahuan membuat bridge ini, mereka peroleh dari guru mereka di sekolah. Sebelum mengikuti lomba bridge competition ini, mereka berlatih selama 2 bulan.
“Hasilnya sungguh tidak kami duga, kami mendapat juara dua tingkat nasional sebagai best trapezium bridge competiton 2015,” jelasnya.
Davies menambahkan dalam mengikuti perlombaan seperti ini ia ingin menunjukkan kemampuan dan bakat yang ada pada dirinya.
“Selain itu bridge competition ini mengajarkan saya untuk kerja dengan efektif dan hasilnya mampu menahan beban yang berat,” tandasnya.
Kedua siswa kelas 12 IPA ini berharap jika ada kesempatan lagi, akan mengikuti lomba lagi dan bisa menyabet juara pertama.
SABTU, 31 Oktober 2015
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Jurnalis       : Charolin Pebrianti
Jurnalis Cendana News wilayah Surabaya. Gabung dengan Cendana News Mei 2015. 
Akun twitter : @charolineemoo
Lihat juga...