Sri Edi Swasono: Kestabilan Harga Sembako Lebih Dibutuhkan Masyarakat

Guru Besar Fakultas Ekonomi UI, Prof Sri Edi Swasono

JAKARTA — Pertimbangan Presiden, Joko Widodo kepada menteri terkait penurunan harga bahan Bahan Bakar Minyak (BBM) dinilai percuma jika pemerintah tidak dapat menjaga stabilitas harga.
Guru Besar Fakultas Ekonomi UI, Prof Sri Edi Swasono menyesalkan keputusan Jokowi untuk mempertimbangkan penurunan Harga BBM, Sebab yang dibutuhkan masyarakat saat ini adalah stabilitas harga Sembako.
“Percuma bila kebijakan penurunan harga BBM, tapi tidak mampu mendorong stabilitas harga,” Ujar Sri Edi saat dihubungi CendanaNews di Jakarta, Rabu (07/10/2015).
Menurut Sri Edi, meskipun pendapatan masyarakat meningkat, akibat penurunan harga BBM, tetapi masyarakat masih tetap harus dihadapkan pada harga-harga kebutuhan pokok yang sangat melambung tinggi, maka kebijakan pemerintah menurunkan harga BBM itu hanya menjadi sia sia.
Dia menyampaikan, jika pemerintah mau menurunkan harga BBM, mestinya ada garansi, Biar khalayak ramai juga paham dan tidak ada was was di belakangnya.
“Harus menggaransi pemberlakuan penurunan BBM itu sampai kapan. Jika tidak ada garansi, ini sama saja akan menimbulkan ketidakstabilan harga,” pungkasnya.
Disebutkan, jika saat ini menurunkan harga BBM, Lantas di bulan berikutnya pemerintah akan kembali menaikkan justru akan memberikan tekanan negatif kebingungan kepada masyarakat.
Sri Edi juga mengatakan, Pemerintah harus punya kalkulasi dan Transparansi terhadap penurunan harga BBM, masyarakat sangat butuhkan itu.
Menurutnya, hingga saat ini harga minyak dunia mengalami penurunan, meskipun ada pelemahan nilai tukar rupiah.
“Jadi menurut saya,Transparansi harga ekonomi BBM itu penting dan sangat dibutuhkan publik,”tutupnya.
RABU, 07 Oktober 2015
Jurnalis       : Adista Pattisahusiwa
Foto            : Adista Pattisahusiwa
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...