Taman Pramuka di Jakarta Belum Dimanfaatkan Maksimal

Taman Pramuka Jakarta
JAKARTA — Taman Pramuka di Jakarta saat ini masih sebatas ruang terbuka hijau (RTH) dan resapan air, sarana penghijauan hingga tempat masyarakat bersosialisasi. Namun kegiatan yang sesuai dengan tugu yang berada disana masih minim, bahkan masih jarang.
Taman yang bertempat di Jalan Raya Pramuka berhadapan dengan halte busway pasar Genjing merupakan salah satu dari sekian banyak taman di kota jakarta. Keunikan Taman Pramuka adalah tempat ini bisa sekaligus digunakan sebagai sarana edukasi kegiatan ekstra kurikuler kepramukaan yang pada jaman Presiden Soeharto sangat berkembang serta amat lekat pada diri anak-anak sekolah Indonesia.
Berdiri diatas lahan seluas 2.844 meter persegi,  Taman Pramuka yang dulunya bernama Taman Genjing ini direvitalisasi dan diresmikan sekaligus diperkenalkan kepada masyarakat pada tanggal 14 Agustus 2014 oleh Sekda DKI Jakarta, Saefullah dan Ketua Kwartir Daerah (Kwarda)  Pramuka Jakarta,  Silviana Murni. Harapan yang ditangkap untuk kedepan dari revitalisasi tersebut adalah anak-anak sekolah bisa turut memanfaatkan taman ini untuk kegiatan pramuka.
Namun seiring berjalannya waktu,  serta berdasarkan pantauan kurang lebih dua minggu belakangan ini,  taman tersebut hanya menjadi tempat warga bercengkerama,  tunawisma beristirahat,  dan pasangan memadu kasih. Tidak ada kegiatan kepramukaan di sana.
Alwi,  seorang tunawisma yang sehari-hari menghabiskan waktunya di taman pramuka tidak pernah melihat kegiatan sekolah apapun atau yang berkaitan dengan kepramukaan di dalam taman. 
” Selesai syukuran sempat ada beberapa kali kegiatan, tapi sesudah itu tidak ada lagi. Namun selain itu, taman ini sangat nyaman buat saya, ” terang Alwi,  dengan santai sambil menata kardus bersihnya sebagai tempat tidur.
Sementara itu, Wardah,  pemilik warung rokok dan minuman didepan taman juga turut menyayangkan mengapa kegiatan pramuka tidak pernah diadakan di Taman pramuka. Disamping itu, ia juga mengungkapkan keprihatinannya dengan kegiatan pramuka yang begitu bagus di era Presiden Soeharto namun sekarang seolah tidak bisa bersaing dengan kegiatan ekstra kurikuler lainnya.
” Zaman anak pertama saya masih sekolah dasar, kegiatan pramuka berkembang pesat. Bahkan dia hampir tidak naik kelas hanya karena dua kali absen dari kegiatan pramuka, ” kenang Wardah.
Harapan warga sekitar taman pramuka di pasar genjing adalah fungsi edukasi taman tersebut dapat terwujud yaitu sebagai tempat anak sekolah mendalami kegiatan ekstra kurikuler pramuka.
MINGGU, 11 Oktober 2015
Jurnalis       : Miechell Koagouw
Foto            : Miechell Koagouw
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...