Tanamkan Nilai Luhur dengan Berwisata ke Monumen Pancasila Sakti

Pengunjung nampak ceria berkeliling dengan kereta mini yang ada di Monumen Pancasila Sakti
JAKARTA — Pasca Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2015 di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya usai, pengunjung dari beberapa daerah di Jakarta dan Bekasi mulai memadati Monumen. Mereka pada umumnya pelajar dari sekolah dasar sampai sekolah menengah pertama.
Untuk sampai ke lokasi, mereka mencarter angkot dari sekolah masing-masing. Di monumen mereka berkeliling menggunakan Kereta Mini yang tersedia. Seperti yang dilakoni Sekolah Dasar Islam Darul Ikhan, Pondok Kelapa, Jakarta Timur yang membawa kurang lebih seratus orang murid beserta seluruh guru PKn (Pendidikan Kewarganegaraan).
Tati Rahmawati, Guru Pembimbing yang membawa murid-muridnya mengatakan moment Hari Kesaktian Pancasila adalah sangat ditunggu-tunggu oleh dirinya beserta seluruh guru-guru PKn disekolahnya untuk memperkuat ilmu kewarganegaraan anak-anak didik mereka.
” Terlebih lagi dengan membayangkan betapa besar pengembangan nilai-nilai Pancasila yang dapat diraih anak-anak didik kami setelah mengunjungi tempat ini, maka kami selalu mengadakan kunjungan rutin setiap tahunnya,” Jelas Tati kepada Cendana News di Monumen Pancasila Sakti, Kamis (01/10/2015).
Sedangkan rekan Tati sesama Guru di Darul Ikhwan, Farizani Nur Fajrina atau akrab dipanggil Nur dalam kesehari-hariannya oleh anak-anak didiknya mengetengahkan harapan besar pribadinya di balik kunjungan wisata edukasi ke Monumen Pancasila Sakti.
” Saya ingin anak-anak didik saya tumbuh menjadi warga negara yang mencintai Pancasila sebagai dasar negara, dan lebih mengenal Tujuh Pahlawan Revolusi yang menjadi korban keganasan Komunis dalam G.30.S/PKI,” tutur Nur singkat.
Anak-anak tampak sangat menyukai kunjungan ini. Memang sebagai anak-anak maka wajar jika mereka senang dan gembira diajak berwisata, namun saat sudah ada didalam tempat wisata, maka tugas berat ada dipundak para guru pembimbing yang membawa mereka dalam memberikan pencerahan betapa Pancasila adalah Dasar Negara yang tak tergantikan.
Harapan para guru Sekolah Dasar Darul Ikhwan kedepannya mereka dapat melakukan kunjungan-kunjungan wisata edukasi ke berbagai museum atau monumen bersejarah di Jakarta. Hal ini diharapkan dapat membuat anak-anak didik mereka lebih mengenal lagi Sejarah Bangsanya sendiri, yaitu Bangsa Indonesia.

KAMIS, 01 Oktober 2015
Jurnalis       : Miechell Koagouw
Foto            : Miechell Koagouw
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...