Titiek Soeharto : Pancasila Penting, Pendidikan Moral Pancasila Harus Lebih Ditonjolkan

Titiek Soeharto
YOGYAKARTA—Wakil Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi atau yang akrab disapa Titiek Soeharto melakukan sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta.
Dihadapan 200 mahasiswa, Titiek Soeharto yang hadir sebagai narasumber kehormatan menyampaikan, dalam kehidupan berbangsa dan bernegara harus selalu ingat hal-hal yang penting, yaitu Pancasila sebagai dasar negara, ideologi, UUD 1945 sebagai konstitusi dan NKRI sebagai bentuk negara dan Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan.Sementara itu kepada sejumlah awak media, Titiek Soeharto mengatakan, jika sudah menjadi tugasnya untuk selalu mensosialisasikan Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Apalagi sekarang ini,  menurutnya, nilai-nilai luhur yang dibuat oleh pendiri bangsa ini sudah mulai luntur.
“Kita lihat, banyak tawuran dan banyak peristiwa pemberitaan yang menunjukkan merosotnya rasa perikemanusiaan. Hampir setiap hari ada berita kriminalitas yang begitu tinggi, dan ini menunjukkan sila kemanusiaan yang adil dan beradab itu sudah sangat luntur. Juga persatuan bangsa semakin terancam dengan banyaknya perkelahian antar suku dan agama. Sehingga, sangat perlu disosialisaikan lebih keras lagi akan pentingnya Pancasila”, ujar Titiek.
Sebagai upaya membangkitkan lagi kekuatan Pancasila, Titiek berharap, di sekolah-sekolah itu Pendidikan Moral Pancasila (PMP) dan pendidikan budi pekerti lebih ditonjolkan lagi.
“Kami selaku anggota dewan akan meminta kepada pemerintah agar mata pelajaran seperti PMP dan budi pekerti itu lebih dihidupkan lagi, supaya anak-anak generasi muda mengerti sopan santun, budaya ketimuran dan moral luhur. Apalagi kita sebagai bangsa timur, harus lebih mengerti tata krama”, pungkasnya. 
JUM’AT 10 OKTOBER 2015
Jurnalis : Koko Triarko
Foto : Koko Triarko
Editor : Sari Puspita Ayu
BACA BERITA SEBELUMNYA 
Lihat juga...