Tokoh Agama: Bencana Alam Terjadi Akibat Ulah Manusia Sendiri

Kyai H. Munaji Pimpinan Pondok Pesantren Al-Halimi Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat saat memimpin doa minta hujan di lapangan Bumigora Mataram
MATARAM — Pimpinan dan pengasuh Pondok Pesantren Al – Halimi, Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Tuan Guru Haji atau Kyai H. Munajib Kholid selaku imam pada acara pelaksanaan shalat meminta hujan (istisqa) di lapangan Bumo Gora Mataram, mengatakan, terjadinya bencana alam sekarang ini sesungguhnya tidak terlepas dari ulah manusia.
“Apapun bentuk bencana alam yang melanda sekarang, pada dasarnya tidak terlepas dari ulah dan tangan manusia yang seringkali membuat kerusakan di muka bumi, menebang pohon dan melakukan pembalakan hutan secara liar, tanpa memikirkan akibatnya” kata Munajib di Mataram, kemarin.
Munajib mencontohkan, kekeringan dan krisis air bersih yang dialami masyarakat, itu selain terjadi karena disebabkan musim kemarau panjang, juga karena aksi tangan jahat manusia yang banyak melakukan pengerusakan hutan dan pohon besar sebagai penyimpan air hujan dan penyangga tanah pegunungan dari ancaman tanah longsor, demikian halnya juga dengan bencana kebakaran hutan.
Dulu, kata Munajib, sekitar tahun 1970 an yang namanya bencana kekeringan dan krisis air bersih tidak pernah terjadi, hujan mulai hampir setiap hari turun, sehingga air terus mengalir, tapi sekarang kekeringan terjadi dimana mana.
“Karena itulah, shalat dan doa bersama minta diturunkan hujan sekarang tidak sekedar ritual semata, tapi juga harus dijadikan sebagai momentum kita bersama melakukan introspeksi diri, memperbaiki diri, perbanyaklah istigfar kepada Allah SWT, untuk mengingatkan bahwa diri kita sadar apa yang terjadi adalah bagian dari kita dau saudara kita sendiri,”sebutnya.
SABTU, 31 Oktober 2015
Jurnalis       : Turmuzi
Foto            : Turmuzi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...