Tolak Revisi UU KPK, Demonstran Gelar Aksi Jalan Mundur

Demo di Tugu Pal Putih Kota Yogyakarta
YOGYAKARTA —  Puluhan massa menamakan diri Koalisi Selamatkan KPK menggelar aksi unjukrasa di kawasan Tugu Pal Putih Kota Yogyakarta, Sabtu (10/10/2010). Mereka menentang rencana pemerintah yang hendak merivisi UU KPK, yang dinilainya justru akan memperlemah lembaga antirasuah tersebut. Massa menggelar aksi berjalan mundur, sebagai representasi kemunduran pemerintah di bidang pemberantasan korupsi.
Baharudin koordinator aksi mengatakan aksi sengaja diadakan sebagai simbol perlawanan terhadap upaya berbagai pihak yang hendak memperlemah KPK. Menurutnya, usulan perubahan atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi, justru akan memperlemah KPK.
Diungkapkannya, dalam draf perubahan undang-undang itu, masa kerja KPK dibatasi hanya berusia 12 tahun. Pembatasan masa kerja KPK yang tertulis dalam Pasal 5 RUU KPK tersebut, dinilai tidak akan cukup memberikan waktu bagi penyelesaian perkara korupsi besar. Kecuali itu, katanya, dengan revisi tersebut juga membatasi kewenangan KPK dengan pasal yang menyebutkan KPK hanya bisa menangani kasus korupsi dengan kerugian Rp 50 miliar ke atas.
Dengan berbagai pasal pelemahan itu, Bahar menuntut agar pemerintah menolak rencana revisi UU KPK tersebut. Bahar pun menilai, lembaga KPK saat ini dan selamanya terus dibutuhkan, karena korupsi juga selalu ada. Sementara itu, sebutnya, kepolisian dan kejaksaan tidak selamanya bisa diharapkan untuk menuntaskan berbagai kasus korupsi.
“Kita akan terus menyuarakan penolakan terhadap revisi UU KPK”, pungkas Bahar.
SABTU, 10 Oktober 2015
Jurnalis       : Koko Triarko
Foto            : Koko Triarko
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...