Water Canon Polres Lamsel Dikerahkan Padamkan Kebakaran

LAMPUNG — Kebakaran area semak semak yang berada di wilayah sekitar asrama Polres Lampung Selatan di Kalianda Kabupaten Lampung Selatan sempat membuat panik warga sekitar. Kebakaran diduga diakibatkan dari api yang membakar tempat sampah yang tidak terurus di tepian jalan tak jauh dari lahan kosong milik Polres Lampung Selatan tersebut.
Api cepat membesar dan merembet ke beberapa semak semak ilalang yang sebelumnya milik Dinas PU Lampung Selatan dan tak jauh dari Gedung Olahraga (GOR) Kalianda tersebut.
“Api sudah membesar tiba tiba merembet saya yang melintas juga tak bisa berbuat apa apa setelah itu mobil Damkar sama mobil polisi datang menyemprot,”ungkap Adi salah satu tukang ojek yang biasa mangkal di dekat GOR kepada Cendana News, Selasa (27/10/2015).
Bahkan akibat kebakaran di lahan kosong tersebut pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan mengerahkan sebanyak  tiga mobil pemadam kebakaran. Selain mobil pemadam kebakaran bahkan satu unit mobil water canon milik Polres Lampung Selatan digunakan untuk menyemprot lahan yang terbakar tersebut.
“Kendaraan watercanon terpaksa kami kerahkan karena dikuatirkan api akan merembet ke area rumah dinas polres dan beruntung api dengan cepat dipadamkan,“ungkap salah satu anggota polisi dari Polres Lampung Selatan.
Kendaraan yang biasa dipergunakan untuk menghalau para demonstran dengan air tersebut mulai dikerahkan setelah mendapat informasi kebakaran dari masyarakat. Setelah dipadamkan sisa sisa api kebakaran dengan titik titik api dan asap yang berasal dari tempat pembuangan sampah pun basah oleh semprotan air.
Sementara itu, menurut keterangan warga setempat, sumber api tersebut berasal dari api pembakaran sampah.
Sementara warga lain yang tinggal di dekat area kosong tersebut, Udin, mengaku di lokasi sekitar tersebut bahkan sebelumnya sempat terjadi kebakaran kecil di dekat GOR akibat puntung rokok yang dibuang oleh pengendara kendaraan bermotor. Ia mengungkapkan  musim kemarau diduga menjadi salah satu faktor utama penyebab api cepat meluas.
Selain karena kemarau lokasi lahan yang merupakan lapangan olahraga bagi para anggota Polri itu, ditumbuhi rumput yang sudah kering sehingga membuat api secara cepat merembet ditambah dengan angin yang memperbesar kobaran api.
Ia juga menyayangkan lokasi tempat sampah yang dibakar sembarangan sebelum diambil oleh petugas kebersihan. Akibatnya saat ada yang membakar sampah mengakibatkan api merembet ke lahan kosong akibat tidak ditunggui.
Lurah Wayurang Kecamatan Kalianda Lampung Selatan, Zailani yang saat proses pemadaman berada di lokasi mengungkapkan pihak kelurahan sebelumnya sudah melayangkan surat edaran (SE) kepada masyarakat supaya tidak melakukan pembakaran sampah dilokasi-lokasi yang berpotensi dapat menyebabkan kebakaran.
“Dalam rapat-rapat pun sudah kami sampaikan agar tidak membakar sampah. Karena kondisi cuaca kemarau seperti ini, sehingga mudah sekali menyulut terjadinya kebakaran,” ungkapnya.
Ia bahkan mencatat dalam kurun sebulan beberapa kejadian kebakaran semak kerap terjadi sehingga kesigapan warga dalam menangani kebakaran sejak awal harus lebih ditingkatkan.
SELASA, 27 Oktober 2015
Jurnalis       : Henk Widi
Foto            : Henk Widi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...