YDSF Malang Ajak Masyarakat Peduli Korban Asap

MALANG — Musibah bencana asap akibat kebakaran hutang yang terjadi di Sumatera dan Kalimantan yang menyebabkan jatuhnya banyak korban terus mengundang simpati dari berbagai kalangan dan juga yayasan sosial, salah satunya yaitu Yayasan Dana Sosial al-Falah (YDSF) Malang.
Sebagai bentuk rasa kepedulian terhadap sesama, dengan membawa berbagai tulisan YDSF Malang bersama dengan beberapa elemen masyarakat menggelar aksi long march dari jalan Kahuripan hingga menuju bundaran depan Stasiun Kota Baru Malang dengan. Selain melakukan long march, YDSF juga menggelar aksi teatrikal yang menggambarkan pembakaran hutan oleh perusahaan yang menimbulkan kepulan asap dimana-mana sehingga mengakibatkan jatuhnya korban.
koodinator lapangan YSDF, Lilik Rahmawati menjelaskan, bahwa aksi ini dilakukan untuk mengajak masyarakat Malang Raya khususnya arek-arek Malang (AREMA) untuk ikut peduli terhadap korban asap yang terjadi di Kalimantan dan Sumatera.
“Semakin hari korban asap semakin banyak, bahkan hingga saat ini korban sudah mencapai kurang lebih 15 ribu orang dan 12 ribu diantaranya kini terjangkit Infeksi Saluran Pernafasan Akut,”jelasnya. 
Dengan banyaknya korban, pihaknya mengajak masyarakat Malang untuk peduli korban asap. Pihaknya juga berharap pemerintah dapat segera menyelesaikan permasalahannya.
“Dengan diadakannya aksi ini kami berharap pemerintah bisa lebih fokus untuk bisa menanggulangi bencana asap,” harapnya.
Selain itu, kami juga membuka kesempatan kepada donatur yang ingin berpartisipasi membantu para korban asap. Nantinya, donasi yang terkumpul akan dirupakan dalam bentuk masker N95, obat-obatan serta oksigen portable yang sangat dibutuhkan untuk saat ini, urainya.
Usai melakukan aksi teatrikal YDSF juga mengumpulkan tandatangan dari masyarakat Malang sebagai bentuk solidaritas.
JUMAT, 16 Oktober 2015
Jurnalis       : Agus Nurchaliq
Foto            : Agus Nurchaliq
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...