Akhir Tahun Diprediksi Inflasi Balikpapan akan Tinggi

sayuran di pasar tradisional
BALIKPAPAN — Jelang akhir tahun diperkirakan inflasi kota Balikpapan akan terkerek naik, menyusul akan ada perayaan natal dan tahun baru. Selain itu bulan November sudah memasuki musim penghujan. 
Menurut Kepala Badan Pusat Statistik Kota Balikpapan Nur Wahid, memasuki musim penghujan yang mulai terjadi pada bulan  November dipastikan akan mempengaruhi distribusi bahan makanan dari luar kota. Akibatnya, harga-harga akan mengalami kenaikan.
Kepala BPS Balikpapan Nur Wahid
Selain itu, pasokan sayuran hijau biasanya rentan terjadi kelangkaan karena curah hujan yang terlalu deras akan menyulitkan petani membersihkan percikan tanah pada sayuran yang ditanam. 
“Pembersihan itu memerlukan biaya, kalau tidak cepat dibersihkan risiko sayuran akan rusak,” ujarnya, belum lama ini. Tak hanya bahan makanan, arus distribusi bahan material pun ikut terpengaruh.
Nur wahid menambahkan permintaan juga akan meningkat setiap akhir tahun tiba, dan kondisi itu akan mendongkrak harga jual. 
“Ya, setiap akhir tahun permintaan bahan material meningkat, konsumen berebut membeli untuk mempercepat penyelesaian proyek masing-masing pembangunnya,” sambungnya. 
Sementara itu, pada bulan Oktober terjadi inflasi sebesar 0,87 persen. Itu dipengaruhi meningkatnya indeks harga kelompok transport, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 2,38 persen dan menyumbang andil pada inflasi secara keseluruhan sebesar 0,42 persen.
Inflasi Oktober membentuk inflasi kalender sebesar 6,03 dan inflasi tahunan 9,60 persen.
Menanggapi hal itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Suharman Tabrani mengatakan laju inflasi kota tersebut akan mereda karena tekanan administered price dari tarif jasa angkutan udara telah terjadi selama Oktober.
Dan historisnya inflasi selama November selalu lebih rendah. Namun pada bulan berikutnya perlu dicermati karena adanya momentum perayaan Natal dan Tahun Baru. 
JURNALIS : FERRY CAHYANTI
Jurnalis Cendana News wilayah Balikpapan, gabung dengan Cendana News sejak awal tahun 2015. Sebelum bergabung dengan Cendana News, menjadi jurnalis di beberapa media online dan cetak lokal. 
Akun twitter @fer_rry
Lihat juga...