Akibat Petir, Elektronik dan Rumah Belasan Warga di Lampung Rusak

LAMPUNG — Hujan disertai petir melanda sebagian wilayah Lampung Selatan Provinsi Lampung sejak malam hingga subuh. Akibat hujan disertai petir tersebut bahkan merusak beberapa peralatan elektronik milik belasan warga di Desa Hatta Kecamatan Bakauheni Lampung Selatan.
Salah satu warga yang terkena dampak petir di Desa Hatta yakni Supinah (44) seorang janda yang tinggal bersama orangtuanya. Ia  mengaku petir yang terjadi bersamaan dengan hujan terjadi secara tiba tiba bahkan menghancurkan sebagian genteng, plafon serta beberapa peralatan di rumah miliknya.
Supinah bahkan mengaku sempat merasakan sambaran petir dan mengaku langsung lemas dan terduduk di lantai. Ia sebelumnya sempat melepaskan kabel peralatan elektronik yang terpasang untuk menghindari sambaran petir lanjutan.
“Saya tiduran di depan televisi dan melihat percikan api yang berasal kabel yang tersambar petir tersebut,”ujar Supinah kepada Cendana News, Minggu (08/11/2015).
Selain sempat lemas dan melihat percikan api Supinah mengaku genteng rumah yang ditinggalinya hancur, magicom rusak, televisi yang langsung dicabut pun diduga rusak karena tersambar petir. Beberapa peralatan elektronik lainnya pun rusak namun belum bisa dicek karena listrik belum menyala.
Ia mengaku kerusakan juga terjadi pada meteran, travo dan sekering milik warga pun hancur. Selain itu antena televisi yang ditopang menggunakan bambu sekitar 10 meter pun hancur berantakan.
Pantauan CDN beberapa tekhnisi listrik sedang memperbaiki kerusakan akibat sambaran petir. Beberapa kabel baru dipasang dibekas peralatan elektronik yang semula terbakar akibat sambaran listrik. Beberapa warga bahkan membantu memasang plafon serta genteng yang hancur akibat sambaran petir tersebut.
Selain Supinah, beberapa warga yang berada di Desa Hatta mengaku juga mengalami kerusakan akibat sambaran petir. Warga lain yang terkena dampak dari sambaran petir tersebut yakni Dwi (30) yang mengalami kerusakan pada alat elektronik televisi. Kemudian Yunita (30) juga mengaku mengalami kerusakan pada lampu dan saklar. Selain itu Sihombing (40) dan Safit (34) mengalami kerusakan pada parabola yang berada di atas rumah miliknya.
Sementara itu kepala Desa Hatta Tumenggung Lekok mengungkapkan telah melakukan pengecekan ke rumah warga yang terkena sambaran petir tersebut. Ia bahkan langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak PLN ranting Bakauheni untuk dilakukan tindakan pemadaman listrik ke wilayah yang terkena sambaran petir tersebut. Ia mengaku selain Supinah yang terkena dampak cukup parah beberapa warga lain terkena sambaran petir tersebut meski hanya mengalami kerusakan alat elektronik di rumahnya.
“Sudah kami laporkan ke PLN ranting Bakauheni terkait kejadian tersebut dan mereka siap membantu instalasi di rumah warga yang terkena sambaran petir tersebut,”ungkap Tumenggung Lekok.
Ia bahkan mengaku untuk kerusakan akibat sambaran petir tersebut pihak PLN tak akan memberikan kompensasi terkait kerugian dan hanya akan membantu petugas untuk membantu pemasangan listrik. 

JURNALIS : HENK WIDI

Bergabung dengan Cendana News pada bulan November 2014. Dengan latar belakang sebagai Jurnalis lepas di beberapa media dan backpacker, diawal bergabung dengan Cendana News, Henk Widi fokus pada pemberitaan wisata dan kearifan lokal di wilayah Lampung dan sekitarnya.

Twitter: @Henk_Widi
Lihat juga...