Aksi Nyata Menjaga Lingkungan Masih Jauh dari Harapan

Pameran, seminar dan workshop Green City
SURABAYA — Managing director Wisma Jerman, Birgit Steffan mengungkapkan, jika pendidikan mengenai lingkungan dan kebersihan sudah banyak, hanya saja untuk aksi nyata masih jauh.
“Oleh karenanya, kami mendorong para generasi muda agar mulai sadar mengenai permasalahan lingkungan yang kita hadapi, dimulai dari aksi kecil tetapi nyata,”sebutnya dalam  Workshop ‘Green City’  yang di gelar Ekonid (Perkumpulan Ekonomi Indonesia-Jerman) bekerja sama dengan Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” (UPN) Jatim.
Hal senada disampaikan lebih lanjut Senior Excecutive Bisnis Development, Maya Safira mengatakan, green city exhibition and seminar series ini ingin mengajak para generasi muda agar benar-benar sadar dan concern terhadap masalah lingkungan.
“Kami ingin para generasi muda melakukan hal kecil, misalnya buang sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan sterofoam, dan lebih mengutamakan kendaraan umum daripada kendaraan pribadi,” terangnya kepada Cendana News, Selasa (24/11/2015).
Apalagi masalah urbanisasi (perpindahan penduduk dari desa ke kota) memberi dampak atau masalah yang luar biasa terkait sampah, air bersih dan daerah hijau.
“Untuk bisa menjadi nyata, tindakan kecil dari generasi muda bisa merubah gaya hidup masyarakat perkotaan,” tandasnya.
Pameran, seminar dan workshop Green City dilaksanakan dari 23 hingga 26 November 2015 dari pukul 08.00-11.00 WIB. Pemilihan kota Surabaya diantaranya karena merupakan daerah dengan penduduk terbanyak kedua setelah Jakarta memang memiliki permasalahan yang komplit, seperti, polusi, kemacetan, boros energi, sampah, dan air bersih. 
JURNALIS : CHAROLIN PEBRIANTI

Jurnalis Cendana News wilayah Jawa Timur. Gabung dengan Cendana News Mei 2015. 

Akun twitter : @charolineemoo
Editor : ME. Bijo Dirajo / Fotografer : Charolin Pebrianti,
Lihat juga...