Alami Pendangkalan, Bendungan Batujai Butuh Pengerukan

tumbuhan eceng gondok nampak tumbuh di sebagian permukaan Bendungan Batujai Kabupaen Lombok Tengah
LOMBOK — Tercatat semenjak diresmikan pada tahun 1982 oleh Presiden Soeharto, Bendungan Batujai di Kabupaten Lombok Tengah tidak pernah mengalami pengerukan. Hal tersebut menyebabkan terjadinya pendangkalan akibat menumpuknya berbagai material yang terbawa air.
Pendangkalan bendungan sangat berpengaruh besar terhadap kemampuan menampung debit air hujan, karena dasar bendungan lebih banyak dipenuhi tumpukan tanah dan tanaman eceng gondok, hanya di sekitar tanggul bendungan saja yang masih dalam.
“Bendungan Batujai sekarang ini sudah sangat dangkal, karena Pemkab Lombok Tengah tidak pernah melakukan proses pengerukan terhadap endapan sedimentasi yang terdapat di dasar bendungan baik karena tanah maupun tanaman eceng gondok,” kata Azkar petani Desa Wage, Kabupaten Lombok Tengah yang sawahnya berdekatan dengan pinggiran bendungan Batujai, Rabu (18/11/2015).
Azkar menyebutkan, tidak heran, saat musim kemarau tiba, air bendungan cepat sekali mengalami kekeringan seperti musim kemarau tahun ini, di mana tingkat kekeringannya jauh lebih parah dibandingkan tahun – tahun sebelumnya
“Harus segera dilakukan pengerukan terhadap sedimentasi yang terdapat di dasar bendungan, kalau tidak lambat laun kemampuan bendungan menampung air untuk kebutuhan irigasi areal persawahan warga tidak akan besar,” katanya.
JURNALIS : TURMUZI

Jurnalis Cendana News wilayah NTB. Bergabung dengan Cendana News sejak awal tahun 2015. Sebelum bergabung dengan Cendana News, jurnalis dan fotografer lepas untuk beberapa media online dan cetak.

Akun twitter : @muzitur00
Lihat juga...