Ambon Lajukan Penerapan Pengolahan Sampah Ramah Lingkungan

AMBON — Penerapan sistem pengolahan sampah yang ramah lingkungan kini dilajukan Pemerintah Kota Ambon di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan Instalasi Pengolahan Sampah Terpadu (IPST) Toisapu, Kecamatan Leitimur Selatan.

Menurut Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan kota Ambon, Morits Lantu kepada Cendana News Jumat (20/11/2015) di Ambon menyebut, pengolahan sampah di kota Ambon saat ini diterapkan sistem ramah lingkungan.

Menurutnya, hal tersebut disingkronkan dengan Undang-Undang No. 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah dan PP No. 21 tahun 2012, tentang Pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga.

“Penerapan sistem ini dilakukan untuk mengurangi penumpukan sampah dan pemilahan sampah sebelum diangkut dan setelah tiba di IPST memudahkan petugas sampah,” katanya.

Sejak 2003 TPA Toisapu mulai beroperasi dengan menggunakan sistem open dumping.

“Tapi, sistem tersebut menimbulkan eksternalitas negatif berupa penurunan kualitas lingkungan bagi masyarakat yang tinggal di sekitar TPA,” katanya.

Untuk kedepan, akan dikaji sehingga diterapkan sistem ramah lingkungan sehingga kualitas lingkungan sekitar TPA dan IPST tidak mengalami dampak yang ditimbulkan sampah.

Menyangkut volume sampah di kota Ambon yang terus mengalami peningkatan setiap hari bisa mencapai 110 – 120 ton.

Alasannya, kenaikan volume sampah ini tidak terlepas dari meningkatnya jumlah penduduk kota yang semakin bertambah banyak. Selain itu pertumbuhan ekonomi dan jasa seperti hotel dan restoran, pusat perbelanjaan yang menghasilkan sampah plastik dan sampah rumah tangga.

“Peningkatan volume sampah berdampak pada tempat pengolahan sampah yang saat ini tidak lagi bisa menampung sampah,” katanya.

Antisipasi hal ini, kata Moritz pihaknya akan memperluas lokasi TPA dan IPST dari semula lahan tiga hektar menjadi lima hektar, sehingga sampah bisa ditampung dan diolah secara baik.

JURNALIS : SAMAD VANATH SALLATALOHY

Jurnalis Cendana News wilayah Maluku. Sebelum bergabung dengan Cendana News sudah menjadi jurnalis di beberapa media cetak lokal. Bergabung Cendana News mulai pertengahan 2015.

Akun twitter : @vanlohy

Lihat juga...