Antisipasi Longsor, Bahu Jalan di KM 80/81 Jalinsum Dibronjong

Perbaikan titik di Jalinsum yang rawan longsor
LAMPUNG — Antisipasi longsor di bahu jalan ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) tepatnya Dusun Penegolan KM 80/81 saat musim penghujan, terus diperbaiki. Perbaikan difokuskan pada pengerjaan talud yang dikerjakan dengan tekhnik pembuatan bronjong kawat. Lokasi yang berada di tikungan Desa Hatta tersebut merupakan jalur aliran sungai yang sering menggenang saat musim penghujan dan mengakibatkan longsor saat saluran pembuangan air tersumbat seperti terjadi di tahun-tahun sebelumnya.
Salah seorang pekerja, Joni (34) mewakili penanggungjawab bagian Perencanaan dan Pengawasan Jalan dan Jembatan Nasional (P2JN) kepada Cendana News mengungkapkan, pengerjaan perbaikan gorong gorong yang bertujuan mencegah longsor tersebut sudah dikerjakan selama hampir satu bulan. Perbaikan dilakukan dengan tahap penguatan talud bagian bawah serta pembuatan bronjong di bahu jalan.
“Selama musim kemarau ini dikerjakan talud dan bronjong yang diisi dengan batu batu dan menjadi tanggul penahan saat musim penghujan nanti karena aliran air dari badan jalan selalu turun ke bawah melalui saluran ini,”ungkap Joni di lokasi perbaikan talud, Rabu (04/11/2015).
Selain rawan longsor, kondisi tanah labil yang berada di ruas jalan nasional tersebut saat ini kondisinya bergelombang sehingga kendaraan harus ekstra hati hati saat melintas di jalan tersebut. Sementara di bagian bahu jalan potensi rawan longsor terjadi karena sebelumnya konstruksi penahan gorong gorong saluran air tak dilengkapi bronjong sehingga longsoran tanah menutupi gorong gorong.
“Saat musim hujan sungai kecil di bawah bahu jalan ini membentuk danau dan gorong gorong yang sering tersumbat menggenang dan berpotensi longsor,”ujar Joni.
Bukit bukit yang berada di sisi kanan dan kiri jalan lintas Sumatera tersebut bahkan terlihat sebagian sudah gundul dan saat hujan tanah merah yang berada di bukit terbawa air dan menutupi jalan. 
Lebih lanjut menurut Joni, selama ini tanpa adanya drainase air yang tidak disalurkan dengan baik mengakibatkan material tanah yang longsor menambah besar longsoran.
Pantauan Cendana News, beberapa pekerja melakukan tahap penyelesaian dengan melakukan penimbunan di bangunan bronjong dan talud yang sudah jadi. Material timbunan berupa tanah padas dan batu batuan kecil tersebut ditimbun untuk memperkuat konstruksi bahu jalan penghubung kota kota di Lampung dan pelabuhan Bakauheni tersebut.
JURNALIS : HENK WIDI
Bergabung dengan Cendana News pada bulan November 2014. Dengan latar belakang sebagai Jurnalis lepas di beberapa media dan backpacker, diawal bergabung dengan Cendana News, Henk Widi fokus pada pemberitaan wisata dan kearifan lokal di wilayah Lampung dan sekitarnya.
Twitter: @Henk_Widi
Lihat juga...