Apindo Balikpapan Harapkan Tarif Pajak Lain Juga Turun

Slamet Brotosiswoyo
BALIKPAPAN — Rencana penurunan Pajak Penghasilan (PPh) badan perusahaan dan orang pribadi yang akan diterapkan pada tahun 2016, disambut baik oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kalimantan Timur. 
Ketua Apindo Kalimantan Timur, Slamet Brotosiswoyo menilai rencana penurunan tersebut pastinya sangat membantu badan usaha. Apalagi tahun depan beban operasional badan usaha makin bertambah. 
“Itu terobosan, sangat membantu dan bisa mengurangi beban operasional perusahaan,” ungkapnya, Kamis (19/11/2015).
Slamet menjelaskan, tahun depan beban biaya operasional itu sangat besar dari kenaikan upah pekerja termasuk naiknya biaya jaminan sosial dan krisis yang dperkirakan akan berlanjut. 
Dipastikan lanjut Slamet nantinya dana dari potongan tersebut digunakan untuk menambah cadangan perusahaan. 
Krisis yang terjadi sejak awal tahun membuat pendapatan pelaku usaha menyusut. Dan penurunan tarif tentunya diharapkan dapat menggerak roda perekonomian lagi.
Selain itu, pihaknya berharap keringanan juga diberikan untuk pajak jenis lainnya seperti pjak restoran, iklan, pajak pembelian BBM industri dan kendaraan. 
“Semua perlu ditinjau ulang, terutama kendaraan alat berat, antara pajak dan biaya balik nama tumpang tindih. Itu sangat membebani apalagi kondisi sekarang batu bara sedang lesu,” sambungnya. 
Diketahui, Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro menyatakan pemerintah akan menurunkan besaran tarif PPh perusahaan dan orang pribadi mulai tahun 2016. Dari 25 persen menjadi 17,5-17,8 persen. Selain untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak juga demi mendorong daya saing kalangan pelaku usaha. 

JURNALIS : FERRY CAHYANTI

Jurnalis Cendana News wilayah Balikpapan, gabung dengan Cendana News sejak awal tahun 2015. Sebelum bergabung dengan Cendana News, menjadi jurnalis di beberapa media online dan cetak lokal. 

Akun twitter @fer_rry
Lihat juga...