Audiensi Warga Menolak Bandara Kulonprogo di Kepatihan Nihil Hasil

Audiensi di Kepatihan tak menghasilkan apapun -koko
YOGYAKARTA — Meski terlambat lebih 3 jam dari yang dijadwalkan, ratusan massa WTT dan puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Solidaritas Tolak Bandara (GESTOB), menggelar unjukrasa besar di Kantor DPRD DIY, Kamis (5/11/2015. Aksi massa juga dilakukan di Kepatihan, Komplek Gubernuran DIY. Di Kepatihan, aksi sempat memanas akibat saling dorong di pintu gerbang dengan aparat.
Ratusan massa tergabung dalam Wahana Tri Tunggal (WTT) dan GESTOB, melancarkan aksi unjukrasa besar menolak pembangunan bandara di Kulonprogo dengan menggeruduk Kantor DPRD DIY. Aksi tersebut diadakan, setelah aksi unjukrasa menolak bandara di Kulonprogo dengan aksi mogok makan tak digubris. Massa aksi berorasi di loby kantor dewan, meminta untuk ditemui. Namun, pegawai Sekretariatan DPRD DIY yang menemui massa aksi mengatakan jika anggota dewan yang dimaksudkan sedang berdinas di luar kota.
Tak puas dengan aksi di kantor dewan, ratusan massa lalu longmarch menuju Kepatihan, Komplek Kantor Gubernuran DIY. Di depan pintu gerbang, sejumlah massa menggelar aksi teatrikal. Tak lama kemudian, massa mencoba masuk ke dalam komplek Kepatihan yang dijaga ketat petugas polisi. Aksi saling dorong  sempat terjadi sehingga situasi sempat memanas. Namun tak lama setelah itu, sejumlah wakil massa dibolehkan masuk untuk beraudiensi.
Delapan massa wakil WTT dan empat mahasiswa serta satu orang dari perwakilan dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta, ditemui oleh sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Yogyakarta, antara lain Didik Purwadi selaku Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembagunan, Dewo Isnu Broto  selaku Kepala Biro Hukum Pemkot DIY, dan lainnya.
Namun demikian, dalam audiensi tersebut tak ditemui keputusan penting apa pun. Kecuali, bahwa perwakilan Pemkot DIY yang menemui massa aksi akan menyampaikan segala keluhan kepada atasan. 
Aksi teatrikal massa WTT di depan Kepatihan
JURNALIS : KOKO TRIARKO

Jurnalis Cendana News wilayah DI.Yogyakarta. Bergabung dengan Cendana News bulan Agustus 2015. Sebelum bergabung di Cendana News, jurnalis, penulis dan fotografer di beberapa media cetak lokal.

Akun twitter @KOKOCND
Lihat juga...