Beli Perlengkapan, Anak Petani Bersekolah Sambil Berdagang

LAMPUNG — Berangkat sekolah dengan berjalan kaki, tidak mengendurkan semangat Kevin Ariadi (7) sehari hari untuk menimba ilmu di Sekolah Dasar Negeri Hatta, Kecamatan Bakauheni Lampung Selatan Provinsi Lampung. Murid yang duduk di kelas 2 C SDN Hatta tersebut sehari harinya melakukan aktifitas yang sama dengan siswa lain di sekolah tersebut mulai dari belajar, bermain di sekolah dasar yang tak jauh dari rumahnya tersebut. 
Meskipun demikian perbedaan terasa terlihat saat siswa lain bermain di halaman sekolah ia berkeliling ke kumpulan teman temannya di sekolah sambil membawa bungkusan plastik berisi mangga.
Siswa kelas 2 ini mengaku sudah lama menyukai berjualan saat berangkat sekolah. Bahkan ia mengaku saat musim buah rambutan, mangga, jambu ia selalu berangkat sekolah sambil tak lupa membawa buah buahan yang dibungkus dalam plastik untuk dijual kepada teman temannya.
“Saya bawa dari rumah karena saat ini masih musim mangga, kalau musim buah lain saya juga menjual buah lainnya kepada teman teman di sekolah,”ungkap Kevin kepada Cendana News, beberapa waktu lalu.
Selama berjualan tersebut Kevin mengaku tidak diminta oleh orangtuanya tetapi atas kemauan sendiri. Buah mangga jenis mangga Koweni yang dijual dengan harga Rp1000 per buah. Buah koweni yang beraroma harum tersebut bahkan dijajakan kepada teman teman sekelas, beberapa orangtua siswa serta siswa lain sambil berkeliling membawa platik kresek berwarna putih tersebut.
Selama musim mangga ini, Kevin yang mengaku sang ayah, Sanim dan ibunya Dina bekerja sebagai petani. Setiap hari ia membawa sekitar 15 hingga 20 buah mangga selama musim mangga, bahkan ia mengaku masih memiliki sebanyak 7 batang pohon mangga yang ada di kebunnya. Dalam sehari ia mampu menjual habis mangga yang dibawanya dan memperoleh uang sebanyak Rp15ribu.
Uang hasil penjualan buah mangga tersebut selanjutnya ditabung untuk keperluan membeli peralatan sekolah. Bahkan Kevin mengaku uang tersebut akan dipergunakan untuk membeli sepeda jika uang yang ditabung sudah cukup untuk membeli sepeda yang akan digunakannya untuk berangkat ke sekolah.
“Uangnya saya tabung menggunakan celengan dari plastik berbentuk ayam nanti akan dibuka kalau sudah penuh rencananya buat beli sepeda mini, tapi sebagian untuk jajan minuman sama makanan,”ujarnya.
Aktifitas berjualan selama sekolah oleh Kevin tersebut juga dibenarkan oleh salah satu siswa lainnya, Rahma (7) yang merupakan teman sekelasnya. Ia mengakui sering membeli buah mangga yang dijual oleh temannya, Kevin. Kevin bahkan mulai senang berjualan buah mangga sejak kelas 1 SD. Selain berjualan mangga, Kevin pun berjualan buah lain seperti buah rambutan saat musim buah rambutan dan kadang kadang sama sekali tidak berjualan.
Hal senada diungkapkan guru kelas 1C, Anastasia, yang mengaku mulai melihat kekreatifan, keuletan salah satu siswanya tersebut. Saat pertama kali, Ana mengaku awalnya Kevin meminta agar diizinkan berjualan sekolah. Meski siswa seusianya banyak jajan di sekolah, namun Kevin justru mempergunakan uang hasil penjualan buah mangga tersebut untuk ditabung.
“Kevin pernah meminta izin kepada saya agar diperbolehkan berjualan buah rambutan waktu itu dan saya izinkan dengan pesan agar tidak membuang sampah sembarangan,”ungkap Anastasia.
Anastasia bahkan mengaku meski sering berjualan saat sekolah, Kevin termasuk siswa yang rajin dan pintar. Kevin juga seorang siswa yang rajin bertanya saat pelajaran di kelas dan tidak malu meski diolok olok kawannya masih berjualan sambil sekolah. Kevin yang masih tetap rajin bersekolah sambil berjualan tersebut bahkan diakui sang guru, Anastasia, menjadi contoh bagi siswa lainnya untuk memanfaatkan waktu tanpa mengganggu waktu belajar.
Saat ditanya sang guru, meski memiliki orangtua yang mampu memberinya uang jajan, Kevin tetap tidak malu berjualan. Menjual buah sambil bersekolah, mungkin menjadi kesukaan bagi Kevin. Iapun tak terlihat terpaksa dan tetap ceria sambil bersenda gurau saat menawarkan buah kepada kakak kelasnya. Pantauan media Cendananews.com sambil bersendagura Kevin bahkan berkeliling ke satu kelas ke kelas lainnya sambil menawarkan buah mangga matang yang dibawanya.

JURNALIS : HENK WIDI

Bergabung dengan Cendana News pada bulan November 2014. Dengan latar belakang sebagai Jurnalis lepas di beberapa media dan backpacker, diawal bergabung dengan Cendana News, Henk Widi fokus pada pemberitaan wisata dan kearifan lokal di wilayah Lampung dan sekitarnya.

Twitter: @Henk_Widi

Lihat juga...