BKKBN Maluku Gelar Pentaloka Peran Babinsa Sebagai Public Relation

Sekretaris Perwakilan BKKBN Maluku Dra. Renta Rego

AMBON — Mensukseskan progam KB, Pemerintah Daerah melalui BKKBN Provinsi Maluku menggelar kegiatan Pentaloka Peran Babinsa Sebagai Public Relation Dalam Program KKBPK dan Capacity Building Communication For Development Bagi PKB/PLKB dan Motivator KB di Ambon sejak 6 November hingga Minggu 8 November 2015.
“Hal tersebut merupakan salah satu upaya mengendalikan laju pertumbuhan penduduk dan revitalisasi program Keluarga Berencana,”sebut Sekretaris Perwakilan BKKBN Maluku, Dra. Renta Rego , Minggu (8/11/2015) di Hotel Marina Kota Ambon.
Dijelaskan, kemitraan yang selama ini sudah dilakukan berjalan semakin sinergis dan memberikan dampak yang semakin signifikan terhadap pelaksanaan program KKBPK di Provinsi Maluku.
“Tantangan komunikasi informasi dan edukasi, adalah bagaimana menjadikan pengetahuan masyarakat tentang alat atau cara kontrasepsi yang sudah tinggi mewujud menjadi perilaku ber-KB, teristimewa untuk Methode Kontrasepsi Jangka Panjang atau MKJP,” ujarnya.
Lanjutnya, secara Nasional hasil Survey Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI), pada 2012 tercatat ada 98,9 persen wanita usia 15 hingga 49 tahun status menikah, tahu tentang alat kontrasepsi modern namun hanya 57,9 persen yang memakai.
“Artinya, terdapat 41,0 persen wanita usia 15-49 tahun status menikah hanya sebatas mengetahui alat atau cara kontrsepsi, namun tidak sampai menggunakannya,” terangnya.
Dikemukakan, Program KB Nasional dikembangkan di Maluku dari tahun 1979 dan sampai 2012, keberhasilannya dalam menurunkan dan mencegah kehamilan masih berfluktuasi. Masalah utama di Maluku hasil SDKI 2012 menunjukan Total Fertility Rate (TFR) 3,2 per perempuan, Unmet Need masih tinggi yaitu 14,5 persen dan Contraception Prevalence Rate (CPR) masih rendah yakni 45,5 persen, sehingga perlu penanganan yang lebih tajam dan terfokus.
“Yang harus dipertahankan di Maluku adalah Usia Kawin Pertama yang relatif tinggi yakni 21 tahun jauh diatas rata-rata Nasional yaitu 19 tahun,” paparnya.
Diharapkan, Babinsa, PKB/PLKB dan Motivator KB dapat mensosialisasikan program KKBPK untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman bagi Keluarga, Pasangan Usia Subur (PUS), Remaja dan Masyarakat, dengan lebih fokus pada perubahan perilaku untuk meningkatkan kesertaan ber-KB.
JURNALIS : SAMAD VANATH SALLATALOHY

Jurnalis Cendana News wilayah Maluku. Sebelum bergabung dengan Cendana News sudah menjadi jurnalis di beberapa media cetak lokal. Bergabung Cendana News mulai pertengahan 2015.

Akun twitter : @vanlohy
Lihat juga...