BNPBD Manggarai Sudah Kantongi Data Korban Bencana Gagal Panen

Kepala BNPBD Manggarai, Anglus Angkat
FLORES — Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BNPBD) Kabupaten Manggarai, Flores Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah mengantongi data korban bencana gagal panen akibat kekeringan yang terjadi di berbagai wilayah setempat selama hampir lima bulan belakangan ini. Seluruh data tersebut sebelumnya merupakan hasil pendataan oleh Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) kerjasama dengan Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan (BP2KP).
Kepala BNPBD Kabupaten Manggarai, Anglus Angkat mengatakan, korban bencana gagal panen akibat kekeringan baru-baru ini di Kabupaten Manggarai sudah berhasil diidentifikasi oleh pegawai lapangan dari BP2KP. Sejauh ini pihaknya sementara memproses data tersebut sebelum kemudian diserahkan ke Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) setempat untuk ditindak lebih lanjut.
“Terkait dengan kekeringan selama beberapa bulan kemarin itu, data dari BP2KP itu sudah teridentifikasi semua. Itu sudah dilakukan dan datanya ada di kita. Data itu lagi diproses lebih lanjut untuk kemudian Dinas Sosial bisa menyalurkan bantuan. Tetapi untuk data riilnya memang dikembalikan ke BP2KP,” ungkap Anglus kepada Cendana News, Jumat (27/11/2015).
Perihal pola penanganan bencana gagal panen di daerahnya, Anglus mengakui, telah ada koordinasi lintas instansi sebelumnya antara pihaknya dengan Dinas TPH dan BP2KP serta beberapa lembaga pemerintahan lainnya.
 “Sebelumnya beberapa bulan lalu sudah ada rapat koordinasi di Dinas Pertanian. Itu dihadiri oleh Kepala BPBD, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Pertanian dan Kepala BP2KP,” tuturnya.
Dalam forum itu, kata dia, disepakati setiap pihak diminta berperan sesuai dengan model tanggung jawab masing-masing sebagai lembaga pemerintahan. 
“Para PPL di setiap kecamatan wajib melakukan pendataan gagal panen akibat kekeringan. Data tersebut kemudian diproses oleh BPBD dan bikin pernyataan bencana. Kemudian Dinas Sosialnya itu, mereka menyalurkan bantuan berasnya. Begitu,” terangnya.
Belum diketahui berapa jumlah korban bencana gagal panen yang ada di Kabupaten Manggarai pada tahun ini. Informasi terkait dengan hal ini belum disampaikan oleh BNPBD Kabupaten Manggarai. 
“Kita belum tahu, jumlah pasti korban gagal panen berapa. Kita masih proses itu sekarang,” akui Anglus.[JURNALIS : FONSI ECONG]
Editor : ME. Bijo Dirajo / Fotografer : Fonsi Econg
Lihat juga...