DPRD Ambon akan Tindaklanjuti Relokasi Pedagang Pasar Lama

Ketua Komisi III DPRD Kota Ambon Rofik Akbar Afifudin
AMBON — DPRD Kota Ambon akan menindaklanjuti tuntutan masyarakat terkait relokasi pedagang dari pasar lama Kelurahan Hunipopu Kecamatan Sirimau. Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi III DPRD Kota Ambon, Rofik Akbar Afifudin saat berdialog dengan puluhan pedagang yang datang bersama Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ambon di DPRD Kota Ambon, Senin (23/11/2015).
Rofik mengatakan, masalah tersebut Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon Provinsi Maluku, akan mengundang Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ambon guna memberi penjelasan kaitannya dengan jumlah pendagang yang direlokasi dari pasar lama ke Gotong Royong.
“Kita akan mengundang Disperindag sekaligus mengecek berapa banyak PKL pasar Nusaniwe yang akan ditempatkan di pasar Gotong Royong,” ujarnya.
Menurutnya, persoalan ini Disperindag Kota Ambon harus terbuka dan menyampaikan jumlah pedagang di Pasar Nusaniwe yang akan menempati pasar Gotong royong. Sehingga semuanya bisa tertampung dan tidak menimbulkan persoalan baru.
Ketua DPC PPP Kota Ambon ini juga menegaskan, DPRD Kota Ambon menginginkan masalah pedagang harus ditangani secara baik dan tidak menimbulkan masalah baru untuk Pemerintah Kota Ambon.
Selain itu, Rofik juga meminta pedagang untuk jujur menyampaikan informasi, termasuk pendataan diri pada Pemkot Ambon sehingga dapat ditangani secara serius. Sembari mencontohkan, beberapa lokasi pasar di Kota Ambon ternyata jumlah tempat jualan yang disediakan Pemkot Ambon tidak mampu menampung seluruh pedagang. 
“Hal ini disebabkan data jumlah pedagang yang tidak sesuai. Saya khawatir ketidakjujuran ini akan berdampak kepada lapak yang disediakan Pemkot tidak cukup. Apalagi pada 2016 ada rencana pembangunan pasar apung baru di pantai Mardika,” katanya.
Rofik menyatakan, jika pasar Gotong Royong tidak mampu menampung PKL, maka diharapkan pembangunan pasar apung di Mardika dapat menjadi solusi.
“Saya kira Pemkot Ambon harus punya plan B, kalau pasar gotong royong tidak mampu menampung seluruh PKL, maka harus dibangun Pasar apung di kawasan Pantai Mardika Kota Ambon. Sehingga kedepan tidak ada lagi masalah-masalah atau keluhan dari PKL maupun masyarakat Kota Ambon,” pungkasnya.
JURNALIS : SAMAD VANATH SALLATALOHY

Jurnalis Cendana News wilayah Maluku. Sebelum bergabung dengan Cendana News sudah menjadi jurnalis di beberapa media cetak lokal. Bergabung Cendana News mulai pertengahan 2015.

Akun twitter : @vanlohy
Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber Foto : Istimewa
Lihat juga...