Dualisme Kepemimpinan, Kadin Sultra Terancam Tidak Ikut Munas di Bandung

La Mandi

KENDARI (1/11/15) — Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terancam tidak dapat mengikuti Musyawarah Nasional (Munas) Kadin Indonesia yang akan berlangsung pada tanggal 22-24 November di Bandung, Jawa Barat (Jabar).
Dualisme kepemimpinan Kadin Sultra yang menjadi penyebab utamanya. Versi kepengurusan La Mandi dan versi Abdul Djabir Uksim, hingga sekarang belum mendapat legitimasi pelantikan kepengurusan dari Gubernur Sultra, Nur Alam. Padahal keduanya telah menggelar Musda Kadin Sultra 6 bulan lalu di Kota Kendari. Akibatnya kepengurusan Kadin Sultra kini kondisinya vakum.
Abdul Djabir Uksim
“Belum ada kepastian apakah Kadin Sultra diperbolehkan mengikuti Munas Kadin Indonesia yang akan berlangsung di Bandung. Kami masih melakukan pendekatan kepada pengurus Kadin Indonesia, agar Kadin Sultra tidak kehilangan hak dalam Munas nanti,” kata Abdul Djabir Uksim kepada Cendana News.
Andaikan terjadi bahwa Kadin Sultra tidak bisa mengikuti Munas Kadin Indonesia, berarti kerugian besar bagi Provinsi Sultra. Sebab dari 34 kepengurusan Kadin provinsi di Indonesia, hanya Sultra yang tidak mengirim peserta.
Sedangkan Kadin Sultra versi La Mandi, juga belum bisa memastikan keikutsertaan dalam Munas yang tinggal 3 pekan lagi. “Saya belum mau komentar soal itu. Nanti setelah pertemuan dengan pengurus Kadin Indonesia pada tanggal 8 Nopember di Kendari, baru saya bisa berikan informasi,” ujar La Mandi.
Menurut La Mandi, jika mengacu pada UU No 1 tahun 1987 tentang Kadin, maka sebenarnya pemerintah daerah tidak bisa mencampuri intern Kadin. “Pengurus Kadin di daerah kan yang buatkan SK kepengurusan adalah Kadin Indonesia, bukan pemerintah daerah. Hanya memang, Kadin merupakan mitra pemerintah,” jelasnya. (Editor : Sari Puspita Ayu)

JURNALIS : RUSTAM

Jurnalis Cendana News wilayah Sulawesi Tenggara. Sebelum bergabung dengan Cendana News sudah menjadi wartawan di beberapa media cetak lokal maupun nasional. Gabung dengan Cendana News Oktober 2015. 
Akun twitter : @rustamcnd 
Lihat juga...