Gapensi Kendari Sarankan Pemerintah Gunakan Aspal Buton

Warga melewati tumpukan material aspall Buton yang digunakan untuk pembangunan jalan Kabupaten Buton Utara
KENDARI — Badan Pengurus Cabang Gabungan Pengusaha Jasa Konstruksi Indonesia (BPC GAPENSI) Kota Kendari, menyarankan kepada pemerintah daerah agar  memaksimalkan pemakaian aspal Buton (Asbut) di  tahun anggaran 2016.
“Daripada membeli aspal import yang harganya sangat mahal, lebih baik menggunakan aspal Buton yang harganya lebih murah tapi kualitas tidak kalah dengan aspal import,” kata Hasdar, Ketua BPC GAPENSI Kota Kendari kepada Cendana News, Selasa (17/11/2015).
Menurut  Hasdar yang juga menjabat  sebagai ketua asosiasi tenaga ahli di Sultra, pemakaian aspal Buton di seluruh wilayah Sulawesi dapat memberikan keuntungan untuk produk dalam negeri. Hal tersebut dapat dimaksimalkan jika Pemda secara tegas mencantumkan jenis aspal Buton yang harus digunakan untuk pekerjaan  proyek jalan. 
“Spek aspal Buton harus tercantum dalam anggaran proyek,” ujarnya.
Misalnya Kota Kendari membangun jalan atau lorong penghubung antara kompleks perumahan satu dengan lainnya, lebih baik gunakan aspal Buton daripada aspal hotmix import.  
“Beban jalan lorong kan lebih ringan, jadi cukup pakai aspal Buton. Kalau ini diterapkan, maka Pemda akan menghemat anggaran,” kata Hasdar.
Memang  menurut Hasdar, tidak semua jalan harus menggunakan aspal Buton. Tapi sudah saatnya aspal yang diproduksi dalam negeri Indonesia harus maksimal penggunaanya.
Aspal Buton yang pernah terkenal keseluruh dunia pada masa kepemimpinan Soeharto, Presiden ke-2 Republik Indonesia, sempat tenggelam namanya karena serbuan aspal hotmix dari luar negeri, dan kini saatnya kembali memberdayakan produk dalam negeri. 
“Kenapa harus pakai produk luar, kalau dalam negeri ada aspal Buton dari zaman Soeharto sudah dikenal,” ujarnya. 
JURNALIS : RUSTAM

Jurnalis Cendana News wilayah Sulawesi Tenggara. Sebelum bergabung dengan Cendana News sudah menjadi wartawan di beberapa media cetak lokal maupun nasional. Gabung dengan Cendana News Oktober 2015. 

Akun twitter : @rustamcnd 
Lihat juga...