Gempa 4,7 SR Jailolo Maluku Utara Rusak Pemukiman Warga

Kerusakan akibat gempa

AMBON — Gempa tektonik kembali melanda Provinsi Maluku Utara, Sabtu (21/11/2015). Sesuai informasi yang diperoleh Cendana News dari Penerangan Kodam (Pendam) XVI Pattimura yang mendapat laporan resmi dari Koramil Jailolo mengabarkan, gempa yang mengguncang Wilayah Jailolo Kabupaten Halmahera Barat Provinsi Maluku Utara tersebut berkekuatan 4,7 SR sekitar pukul 13.45 WIT, Sabtu (21/11/2015).
Musibah naas tersebut menyebabkan sejumlah fasilitas mulai pemukiman warga dan bangunan instansi pemerintah dan swasta, mengalami kerusakan serius.
“Sesuai informasi yang kami peroleh dari Koramil Jailolo mengabarkan, Gempa berkekuatan 4,7 SR dengan kedalaman 10 km itu berlokasi 0,95 LU-127.42 BT atau 21 km barat laut Ternate, Provinsi Maluku Utara,” jelas Kapendam XVI Pattimura, Kolonel Arh M Hasyim Lalhakim, kepada Cendana News, Sabtu malam (21/11/2015) di Ambon.
Kapendam XVI Pattimura menyebutkan, gempa Jailolo itu mengakibatkan 18 rumah warga rusak ringan, 6 rumah rusak berat di Desa Gala Kota Jailolo. Selain itu, di Desa Babanehena 13 rumah rusak ringan, 4 rumah rusak berat.
Selanjutnya, akibat guncangan tektonik Jailolo juga menyebabkan kerusakan pada infrastruktur berupa jalan di desa Galala Tebelah. Kerusakan yang terjadi pada jalan di kawasan tersebut ditaksir panjangnya sekitar 150 meter, lebar 3 cm dan dalamnya kurang lebih 1 meter.
“Gempa ini di wilayah Koramil Jailolo,” bebernya.
Akibat gempa yang terjadi, otoritas setempat mulai menurunkan bantuan kepada warga selaku korban bencana alam sial tersebut.
“Pihak Dinas Sosial Kabupaten Halmahera Barat di ibukota Jailolo. Banyuan yang fisalurkan Dinsos setempat berupa tenda 1 buah, Mie instan 5 dos, dan ikan kaleng 3 dos untuk Desa Galala. Untuk para pengungsi kami belum dapat laporan resmi,” demikian kata Kapendam XVI Pattimura kepada Cendana News Sabtu malam (21/11/2015), mengutip laporan resmi dari pihak Koramil Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat.
Sedangkan menyangkut korban jiwa hingga berita ini dilansir Cendana News, belum diketahui pasti.
Sementara itu, Ayala Kaplale salah satu warga Ternate Provinsi Maluku Utara yang dihubungi Cendana News Sabtu malam (21/11/2015), juga mengakui gempa terjadi di kawasan Jailolo Halmahera Barat itu, goyangannya pun dirasakan hingga di Ternate Ibukota Provinsi Maluku Utara.
” Sejak Jumat kemarin hingga Sabtu malam ini masih terjadi goyangan tektonik di Ternate dan sekitarnya,” ujar Ayala.
Menurut Ayala, sudah puluhan kali tektonik terjadi di wilayah ternate dan sekitarnya.
“Saat ini untuk antisipasi warga tetap siaga,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Bolim Patty dan Kadir Kaplale, warga Ternate lain yang dihubungi Cendana News juga mengakui, sejak Jumat (20/11/2015) hingga Sabtu malam (21/11/2015), masih terjadi tektonik di wilayah ternate dan sekitarnya.
JURNALIS : SAMAD VANATH SALLATALOHY

Jurnalis Cendana News wilayah Maluku. Sebelum bergabung dengan Cendana News sudah menjadi jurnalis di beberapa media cetak lokal. Bergabung Cendana News mulai pertengahan 2015.

Akun twitter : @vanlohy
Lihat juga...