GMN Kritik Kunjungan Gubernur Maluku ke Paris

Ketua DPW GMN, Muhammad Taufik Saimima
AMBON — Kunjungan Gubernur Maluku, Said Assagaff bersama 23 orang ke Paris, Prancis menuai kritikan dari beberapa kalangan, salah satunya DPW Garuda Muda Nasional (GMN). Dinilai kunjungan tersebut tidak tepat waktu  karena baru saja dilanda musibah dan terkesan menghamburkan anggaran. 
“Apa karena sudah mau berakhir tahun anggaran 2015, sehingga secara tekhnis dipakai habis atau memang program itu sengaja di buat untuk menghabiskan anggaran sisa,” kata Ketua DPW GMN Provinsi Maluku, Muhammad Taufik Saimima di Maluku, Rabu (18/11/2015).
Disebutkan, keberangkatan dua hari pasca teror maut melanda kota paris sangat tidak logis. Meski alasan membawa 23 orang tersebut untuk melobi pengusaha di Kota Cahaya tersebut agar bisa berinvestasi di Provinsi Rempah – rempah (Maluku).
“Melihat substansi lawatan Gubernur ke Paris dengan pejabat daerah di Maluku, saya rasa bahwa agenda itu belum terlalu penting dan terkesan mubazir atau hanya menguras anggaran daerah,” tegasnya.
Dikemukakan, dari pada Gubernur membawa rombongan ke Paris dengan agenda tidak jelas, sebaiknya tersebut dimanfaatkan untuk mengembangkan sektor pendidikan di Maluku, sebagai senjata menyiapkan sumber daya manusia utamanya generasi muda Maluku, sebagai cikal bakal pemimpin berikutnya.
“Dari pada ke Paris mendingan Gubernur ke Dusun Sela Kecamatan Pulau Manipa Kabupaten seram Bagian Barat, melihat kondisi terakhir masyarakat di sana yang beberapa waktu lalu terkena wabah malaria. Beri bantuan obat-obatan serta memperbaiki infrastruktur kesehatan di sana,” tukasnya.
JURNALIS : SAMAD VANATH SALLATALOHY

Jurnalis Cendana News wilayah Maluku. Sebelum bergabung dengan Cendana News sudah menjadi jurnalis di beberapa media cetak lokal. Bergabung Cendana News mulai pertengahan 2015.

Akun twitter : @vanlohy
Lihat juga...