Halal Food Tourism Akan Jadi Brand Baru Pariwisata NTB

MATARAM — Selain objek pariwisata alam dan wisata pantai yang mengandung berbagai potensi dan keindahan yang banyak dikunjungi wisatawan, halal tourism juga akan menjadi brand baru pengembangan pariwisata Nusa Tenggara Barat, khususnya di Pulau Lombok.
“Pengembangan pariwisata tidak hanya akan difokuskan pada pengembangan berbagai potensi keindahan alam berupa objek wisata pantai maupun pegunungan dimiliki, tapi akan difokuskan pada pengembangan halal food tourism,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan NTB, Muhammad Faozal di Mataram, Minggu (15/11/2015).
Faozal mengatakan, pengembangan halal food tourism sendiri bagaimana menghadirkan makanan yang segar dan memenuhi standar kesehatan, termasuk di dalamnya bagaimana mendorong pihak pengelola hotel menyediakan fasilitas penunjang lain yang memberikan kenyamanan bagi wisatawan, khususnya wistawan muslim.
Dengan berbagai potensi pariwisata dimiliki, Indonesia termasuk NTB dan Pulau Lombok dengan mayoritas umat muslim sebetulnya sangat potensial dan berpeluang menjadi salah satu tujuan pariwisata dengan konsep wisata syari’ah dan halal food tourism.
“Dalam hal pengembangan wista syari’ah kita sebenarnya kalah dari Malaysia dan Thailand yang lebih  
Dahulu mengembangkan halal food tourism,”sebutnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, karena itu sebagai upaya untuk mendorong pengembangan wisata syari’ah di NTB dengan konsep halal food tourism, Pemda NTB terus berupaya melakukan pembenahan dari sisi infrastruktur, regulasi serta mendorong hotel yang ada untuk mengimplementasikan konsep tersebut.
Sebelumnya dua penghargaan diproleh Pulau Lombok dalam ajang world halal travel award 2015 di Abu Dhabi, yaitu best honeymoon dan best halal destination.
JURNALIS : TURMUZI

Jurnalis Cendana News wilayah NTB. Bergabung dengan Cendana News sejak awal tahun 2015. Sebelum bergabung dengan Cendana News, jurnalis dan fotografer lepas untuk beberapa media online dan cetak.

Akun twitter : @muzitur00
Lihat juga...