Hari Pahlawan di Kompleks Makam Radin Inten II Lampung, Sepi

Radin Intan II


LAMPUNG — Hal berbeda dari tahun sebelumnya berlaku di kompleks makam Radin Inten II. Sebelumnya selalu menjadi tempat peringatan Hari Pahlawan, 10 November. Namun tahun ini tidak terdapat suatu kegiatan apapun.
“Tahun ini tak ada kegiatan, mungkin di kantor kecamatan,”ujar juru pelihara Makam Raden Inten II, Nur Aini (45), kepada Cendana News, Selasa (10/11/2015).
Juru pelihara makam
Disebutkan, Makam Raden Inten II yang berada di Desa Gedong Harta Kecamatan Penengahan Lampung Selatan merupakan salah satu bentuk penghargaan kepada pahlawan nasional asal Lampung yang berjuang hingga gugur saat penjajahan Belanda.
Pada  tahun 1980 hingga tahun 2000  telah dilakukan pemugaran area makam serta pembuatan patung, relief, gerbang serta rumah panggung di area benteng Cempaka tersebut.
Berdasarkan informasi dari Nur Aini, silsilah Pahlawan nasional asal Provinsi Lampung tersebut dapat dilihat di ruang informasi yang bisa digunakan oleh setiap pengunjung untuk mengetahui sejarah Pahlawan Nasional Raden Inten II.
Silsilah dari Radin Inten II:
1. Fatahillah (dari Banten abad 16) + Putri Sinar Alam (Putri Ratu Pugung Lampung)
2. Ratu Darah Putih (Gelar Minak Kesala Ratu) + Tun Panatih (Putri Sultan Aceh)
3. Ratu Batin Ratu, Gelar Dalom Kesuma Ratu I
4. Dalom Kesuma Ratu II
5. Radin Imba I, Gelar Kesuma Ratu III
6. Radin Intan I, Gelar Dalom Kesuma Ratu IV, berjuang tahun 1821 – 1828
7. Radin Imba II (Gelar Kesuma Ratu) + Ratu Mas, berjuang tahun 1828 –    1834
8. Radin Intan II, Gelar Kesuma Ratu, berjuang tahun 1850 – 1856, dan meninggal dalam usia yang masih     muda, belum menikah. Lahir tahun 1834, gugur sebagai pahlawan pada tanggal 5 Oktober 1856.
Berdasarkan SK Presiden RI No. 082 / TK / tahun 1986, tanggal 23 Oktober 1986, diangkat sebagai pahlawan nasional.
“Masih banyak yang berziarah ke makam pahlawan Raden Inten II dan kami sebagai juru pelihara selalu siap memberikan informasi mengenai sejarah kompleks makam ini,”ungkap Nur Aini.
Pantauan media CDN, kompleks benteng Cempaka memiliki luas 60×15 meter dengan beberapa parit yang mengelilingi benteng. Sementara itu makam Raden Inten II berada di sisi benteng tepat di bawah pohon Gandaria sebagai penaung makam pahlawan nasional asal Lampung tersebut.
Nur Aini dan suaminya M.Yusuf yang bertugas sebagai juru pelihara kompleks makam Raden Inten II juga menjelaskan saat ini di sekitar kompleks makam juga telah dipugar dengan lokasi parkir yang luas, pintu gerbang yang cukup besar dan sebuah sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) berada di sekitar kompleks makam tersebut.
Selain bisa melihat bukti sejarah kepahlawanan Raden Inten II yang melawan penjajah Belanda dari buku sejarah yang ada di pusat informasi, pengunjung kompleks benteng cempaka bisa melihat relief perjuangan Raden Inten II. Selain itu beberapa peninggalan yang ada di kompleks makam Raden Inten II masih tetap dipertahankan hingga saat ini.
Komplek Makam
JURNALIS : HENK WIDI

Bergabung dengan Cendana News pada bulan November 2014. Dengan latar belakang sebagai Jurnalis lepas di beberapa media dan backpacker, diawal bergabung dengan Cendana News, Henk Widi fokus pada pemberitaan wisata dan kearifan lokal di wilayah Lampung dan sekitarnya.

Twitter: @Henk_Widi
Lihat juga...