IPNU Deklarasikan Gerakan Pelajar Anti Radikalisme dan Narkoba

IPNU tegaskan perangi radikalisme dan narkoba
SURABAYA — Pengurus Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) mendeklarasikan gerakan pelajar anti radikalisme dan narkoba dalam wujud antisipasi perkembangannya yang meningkat setiap tahun.
“Kita jelas bertekad bulat melawan segala bentuk radikalisme dan peredaran narkoba yang ada di dunia pendidikan. Mengingat jaringan radikalisme dan narkoba yang berkembang di luar negeri maupun di Indonesia sudah mulai masuk ke nadi-nadi dunia pendidikan. Baik SMA maupun perguruan tinggi,” terang Ketua IPNU Jatim, Haikal Atiq Zamzami di Surabaya, Minggu (29/11/2015).
Menurutnya, peperangan melawan radikalisme dan narkoba tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan harus dari berbagai pihak. Terutama pelajar dari sekolah menengah dan perguruan tinggi.
“Aset terbesar bangsa Indonesia adalah pemuda, mereka harus dilindungi. Jangan sampai tergoda oleh narkoba,” tegasnya.
Sementara itu,Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Saiful Rachman mengungkapkan, peran PWNU sangat dibutuhkan dalam melawan radikalisme dan narkoba. PWNU sebagai pembawa ajaran agama Islam yang baik diharapkan bisa menjadi penjaga nasib para generasi muda.
“Pesantren dan sekolah-sekolah NU bersama pemerintah Jawa Timur selama ini cukup banyak bekerjasama meningkatkan kualitas pendidikan. Termasuk untuk menghadang radikalisme, tidak hanya di kalangan internal namun ke depan kampanye anti radikalisme lebih gencar dilakukan di masyarakat secara luas,” ujarnya.
Selain itu, pemahaman anti radikalisme tidak hanya dilakukan di sekolah tetapi juga perlu dukungan dari lingkungan rumah.
JURNALIS : CHAROLIN PEBRIANTI

Jurnalis Cendana News wilayah Jawa Timur. Gabung dengan Cendana News Mei 2015. 

Akun twitter : @charolineemoo
Editor : ME. Bijo Dirajo / Fotografer : Istimewa
Lihat juga...