Januari 2016, Balikpapan Berlakukan Kartu Identitas Anak

Kepala Disdukcapil Chairil Anwar
BALIKPAPAN — Kartu Identitas Anak (KIA) yang baru saja diluncurkan pada pekan lalu oleh Pemerintah kota Balikpapan akan diberlakukan pada Januari 2016. 
“Saat ini masih menyusun pembuatan surat edaran kemudian disosialisasikan,” ungkap Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) kota Balikpapan, Chairil Anwar.
Ia menjelaskan, yang sudah tercatat pada Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) sekitar 76 persen. Sedangkan target secara nasional ditahun 2015 hanya 70 persen.
Tujuan diberlakukannya KIA ini untuk mempermudah proses database anak termasuk pendataan apabila masuk sekolah, dokumen pendukung dalam pembuatan paspor, tiket penerbangan dan pengurusan layanan kesehatan. 
“Harapannya KIA ini bisa sangat bermanfaat bagi warga Balikpapan khususnya anak-anak,” harap Chairil.
Menurutnya, payung hukum dalam pembuatan KIA ini merujuk pada pasal 44 peraturan daerah (Perda) nomor 5 tahun 2012 tentang Administrasi kependudukan. Selain itu dengan Perwali nomor 25 tahun 2015. 
“KIA ini bukan hanya untuk anak sekolah namun untuk semua anak di bawah usia 17 serta belum pernah menikah,” kata Chairil, Minggu (22/11/2015).
Dengan adanya KIA lanjutnya, untuk memenuhi sebagian hak anak seperti mempermudah pembuatan akte kelahiran. KIA itu juga sebagai identitas layaknya KTP yang harus dibawa setiap saat oleh pemegangnya. 
“Pemegang KIA juga untuk mendapatkan insentif karenan kami berencana akan bekerja sama dengan perusahaan melalui CSR-nya. Misalnya membeli buku bagi pemegang KIA mendapatkan diskon harga,” ujarnya.
Untuk diketahui, Balikpapan adalah kota pertama di Kalimantan yang menerapkan program Kemendagri tersebut yang secara nasional baru diberlakukan 2016 di 50 kabupaten/kota di Indonesia.
Adapun Kota lain yang sudah melaksanakan antara lain Surakarta, Malang, Bantul, Jogjakarta, dan Makassar.

JURNALIS : FERRY CAHYANTI

Jurnalis Cendana News wilayah Balikpapan, gabung dengan Cendana News sejak awal tahun 2015. Sebelum bergabung dengan Cendana News, menjadi jurnalis di beberapa media online dan cetak lokal. 

Akun twitter @fer_rry

Lihat juga...