Jelang HUT ke-70, Panji “Unggul Joyo” Korps Marinir Disucikan

Pensucian Panji “Unggul Joyo” Korps Marinir 
SURABAYA — Dalam rangka, menjaga dan melestarikan tradisi sekaligus menyambut Hari Ulang Tahun Ke 70, Tim Perawat Panji Korps Marinir Jakarta dan Surabaya melaksanakan Tradisi penyucian Panji Marinir “Unggul Joyo” bertempat di Pantai Ngliyep, Malang, Kamis (12/11/2015) dan Trowulan Mojokerto, Senin (16/11/2015) lalu.
Selain memiliki Lambang-lambang satuan berupa pataka, Korps Marinir memiliki sebuah lambang berupa panji yang dikenal dengan nama “ Unggul Joyo”. Panji yang identik dengan lambang Angkatan ini merupakan pemberian dari Presiden RI pertama Ir Soekarno kepada KKO-AL pada tanggal 15 November 1945 sebagai penghargaan atas dedikasi dan prestasinya dalam melaksanakan tugas Bangsa dan Negara.  
Komandan Kompi Markas Lanmar Surabaya, Mayor Marinir Sudarmono selaku Pembina tim panji dari Surabaya dan Peltu Sudarsono selaku ketua Tim Perawat Panji melaksanakan pensucian panji yang terbagi menjadi 2 tahap. Tahap pertama dilaksanakan di pantai Ngliyep Malang pada tanggal 12 Nopember 2015 lalu, diawali dengan larung sesaji yang dilaksanakan di gunung Kumbang pantai Ngliyep Malang, dilanjutkan dengan Tasyakuran bersama warga sekitar dan ditutup dengan Doa Bersama pada malam jum’at legi. 
Dalam acara tasyakuran tersebut Dankima Lanmar Surabaya, Mayor Mar Sudarmono menyampaikan, Marinir besar karena tradisinya.
“Oleh karena itu sudah menjadi Tradisi menjelang HUT Korps Marinir dilaksanakan Pensucian panji, yang bertujuan untuk memanjatkan doa bersama agar prajurit Korps Marinir beserta keluarga diberikan keselamatan, kekuatan dan ketabahan dalam menjalankan tugas-tugas Negara yang diembannya,”sebutnya.
Tahap terakhir dilaksanakan di Trowulan Mojokerto yang dilaksanakan pada tanggal 16 Nopember 2015 tersebut sekaligus berziarah ke tempat peristirahatan Gusti Raden Ayu Kencono Wungu, Raden Ayu Anjasmoro dan dilanjutkan ke Siti Inggil tempat peristirahatan terakhir Raja Kerajaan Majapahit yaitu Prabu Brawijaya 1.

Panji “Unggul Joyo” Korps Marinir 
Tasyakuran bersama warga sekitar
JURNALIS : SARI PUSPITA AYU

Pimpinan Umum sekaligus penyusun konsep Cendana News pada awal September 2014 setelah sebelumnya bersama dengan Abdul Rohman dan Gani Khair menjadi penggerak Soeharto Center di wilayah Indonesia Tengah. 

Twitter: @saripuspitaayu
Lihat juga...