Kasus Penjarahan Satwa, Warga Peduli KBS Bersihkan Monumen Polri

Aksi Bersih di Monumen Polri
SURABAYA — Mendorong pihak kepolisian untuk mengusut kasus pernjarahan satwa di Kebun Binatang Surabaya (KBS), Warga Surabaya Peduli KBS menggelar aksi bersih di Monumen Polri yang sekaligus memperingati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional yang jatuh tiap tanggal 5 November.
“Aksi tersebut merupakan bentuk simbolis agar kepolisian tetap bersih mengusut kasus penjarahan satwa di Kebun Binatang Surabaya yang berkedok pemindahan satwa,” terang Advokat Surabaya, Trimoelja D. Soerjadi, Kamis (05/11/2015).
Ia berpendapat dalam menyelamatkan dan mengusut KBS, Polri membutuhkan dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Kasus yang terjadi di KBS disebut-sebut sebagai ilegal animal traficking.
“Ini bentuk prihatin kami, bagaimana Polri mengusut kasus KBS dalam hal ini sempat mengalami pasang surut,” kritiknya kepada Polri.
Trimoelja mengungkapkan dukungannya terhadap pengusutan kasus KBS. Ia menginginkan Polri bertindak sesuai dengan UU No. 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik.
“Kami tahu bagaimana pengusutan kasus KBS ini penuh liku-liku dan kami berharap Polri punya keberanian dalam kasus penjarahan satwa KBS meskipun kasus ini banyak terkendala akibat adanya kepentingan pihak tertentu yang mempunyai kedekatan kuat dengan elit penguasa,” imbuhnya.
Selain itu, pihaknya pada tanggal 10 November 2015 akan melayangkan permohonan ke Komisi Informasi Daerah terkait kasus KBS. 
“Selain itu yang paling penting, KBS merupakan milik warga Surabaya. Kami ingin polrestabes Surabaya dalam mengusut kasus harus transparan dan akuntabel,” tegasnya.
JURNALIS : CHAROLIN PEBRIANTI

Jurnalis Cendana News wilayah Jawa Timur. Gabung dengan Cendana News Mei 2015. 

Akun twitter : @charolineemoo
Lihat juga...