Kasus Perceraian di Kota Ambon Masih Tinggi

AMBON — Angka perceraian yang ditangani Pengadilan Negeri Ambon Provinisi Maluku tercatat masih tinggi.  Januari hingga Oktober 2015 tercatat sebanyak 126, 2014 adalah sebanyak 223 kasus perceraian dan 2013 sebanyak 108 kasus.
“Untuk kurun waktu bulan Januari 2015 hingga Oktober 2015, tercatat 126 kasus cerai yang ditangani oleh Pengadilan Negeri Ambon. Jumlah ini diprediksi bakal meningkat mengingat ada beberapa kasus perceraian yang baru saja masuk pada bulan Nopember 2015,“ ujar Panitera Muda Bidang Hukum Pengadilan Negeri Ambon, Alex Nahusona SH kepada wartawan di kantor Pengadilan Negeri Ambon Bilangan Sultan Khairun Kota Ambon, kemarin (25/11/2015).
Dijelaskan, untuk jumlah kasus perceraian pada tahun persidangan 2015, baru akan diketahui jumlahnya pada tahun 2016. Lantaran data akhir perkara perceraian pada tahun 2015 yang ditangani oleh Pengadilan Negeri Ambon, baru akan disusun pada akhir bulan Desember tahun 2015.
“Jadi, untuk jumlah pasti kasus perceraian masa sidang 2015, baru akan diketahui pada tahun 2016 nanti. Karena Pengadilan Negeri Ambon sendiri baru akan menyusun data akhir Desember 2015,” pungkasnya.
Sementara itu disebutkan, dari data atau gugatan yang ada pada Pengadilan Negeri Ambon, alasan utama terjadinya perceraian di Kota Ambon adalah ketidakcocokan dalam rumah tangga.
JURNALIS : SAMAD VANATH SALLATALOHY

Jurnalis Cendana News wilayah Maluku. Sebelum bergabung dengan Cendana News sudah menjadi jurnalis di beberapa media cetak lokal. Bergabung Cendana News mulai pertengahan 2015.

Akun twitter : @vanlohy
Editor : ME. Bijo Dirajo / Fotografer : Samad Vanath Sallatalohy
Lihat juga...