Kenalkan Pariwisata Sumenep Melalui Kampung Budaya

MALANG — Acara Kampung Budaya yang di gagas oleh Eksekutif Mahasiswa Universitas Brawijaya (EM UB) menjadi ajang promosi bagi para Forum Daerah (Forda) yang ada di Malang untuk memperkenalkan kebudayaan, makanan serta tempat pariwisata di daerahnya masing-masing. Salah satu peserta yang memeriahkan dan mempromosikan daerahnya dalam acara Kampung Budaya adalah Forda Sumenep.
Dengan menggunakan pakaian pengantin khas Sumenep, Rifki sebagai wakil dari Forda Sumenep menjelaskan semua hal yang berkaitan dengan Sumenep kepada para pengunjung, termasuk kepada Cendana News.
Rifki menjelaskan untuk tahun ini Forda Sumenep mengangkat tema”Labeng Mesem”. Menurutnya, Labeng memiliki arti pintu dan mesem berarti tersenyum.
Labeng mesem merupakan pintu masuk kerajaan (keraton) di Sumenep pada jaman dulu. Dan kini tempat tersebut dijadikan salah satu tempat wisata sejarah di Sumenep. Tempat wisata sejarah yang juga cukup terkenal di Kabupaten Sumenep adalah Asta Tinggi yang merupakan komplek pemakaman para raja.
Selain tempat wisata sejarah, Sumenep juga memiliki tempat wisata pantai yang kini populer dan sering dikunjungi wisatawan lokal maupun wisata mancanegara yaitu wisata pantai Gili Labak. Pantai Gili Labak merupakan sebuah pulau kecil yang berada di Kabupaten Sumenep. Pulau ini hanya memiliki luas kurang lebih lima hektar, meskipun hanya berupa pulau kecil namun pulau ini memiliki pasir putih yang sangat cantik. Tidak hanya itu, pantai Gili Labak juga memiliki air yang jernih dan kondisi terumbu karangnya juga masih terjaga dengan baik. 
“Jadi warga Indonesia tidak perlu jauh-jauh pergi ke luar negeri hanya untuk menikmati pantai yang indah, karena di Indonesia sendiri khususnya di Sumenep juga memiliki pantai yang tidak kalah indah dengan pantai yang ada di luar negeri,”ucapnya.
Selain tempat wisata, Sumenep juga memiliki makanan khas yaitu Soto dan rujak. Soto di Sumenep berbeda dengan soto yang ada di daerah lain karena soto disini bumbunya ditambah dengan kacang. Demikian juga dengan Rawon, kalau rawon di Jawa biasanya berwarna hitam, di Sumenep rawonnya berwarna kuning.
JURNALIS : AGUS NURCHALIQ

Jurnalis Cendana News wilayah Jawa Timur/Malang. Gabung dengan Cendana News Maret 2015. 

Akun twitter : @shugabst2
Editor : ME. Bijo Dirajo / Fotografer : Agus Nurchaliq
Lihat juga...