Kesbangpol Jateng: Indikasi Ancaman Pada NKRI Sudah Terlihat

Dra. Atiek Surniati, S. M.Si Kepala Kesbangpol Linmas Jateng
YOGYAKARTA — Kepala Kesbangpol Linmas, Jawa Tengah, Atiek Surniati menegaskan, saat ini sudah terlihat indikasi dari berbagai pihak yang ingin menggeser Pancasila sebagai ideologi bangsa. Indikasi ancaman laten bahaya komunisme mulai tumbuh. Karena itu, upaya antisipasi dan pencegahan harus segera dilakukan.
Hal itu diungkapkannya usai gelar upacara penutupan diklat kader pembina bela negara tingkat nasional di Lapangan Gelora Kaliurang, Pakem, Sleman, Yogyakarta, Senin (30/11/2015). Atiek mengatakan, kendati ancaman itu belum tampak nyata, namun pihaknya melihat indikasinya mulai muncul.
“Mereka memang belum berani menampakkan diri. Karena itu, jangan sampai mereka tumbuh menjadi besar”. ujarnya.
Bela Negara sebagai upaya pemerintah mengantisipasi gerakan menggeser Pancasila dan memecah-belah NKRI, dilakukan melalui penguatan karakter dan jati diri bangsa. Sebagaimana disebutkan dalam UUD 1945, katanya, setiap warga negara berkewajiban turut serta mempertahankan negara dari segala ancaman.
Melalui diklat bela negara, warga dibekali dengan pendidikan wawasan kebangsaan, penguatan mental untuk membentengi warga dari ancaman ideologi lain selain Pancasila.
Atiek menegaskan, bela negara bukan kemudian harus mengangkat senjata. Latihan fisik hanya diperuntukkan membentuk raga dan jiwa yang kuat, sehingga karakter serta jati dirinya sebagai bangsa Indonesia tidak goyah. Meski belum maksimal, kata Atiek, bela negara yang merupakan program dari kementerian pertahanan yang diadakan di Kaliurmag aelama dua minggu ini, hasilnya sudah sangat terlihat. 
JURNALIS : KOKO TRIARKO

Jurnalis Cendana News wilayah DI.Yogyakarta. Bergabung dengan Cendana News bulan Agustus 2015. Sebelum bergabung di Cendana News, jurnalis, penulis dan fotografer di beberapa media cetak lokal.

Akun twitter @KOKOCND
Editor : ME. Bijo Dirajo / Fotografer : Koko Triarko
Lihat juga...