Kisah Sukses Pedagang Pure Juice Bar Balikpapan

Rosnita Masheri pegang botol jusnya
BALIKPAPAN — Aneka buah yang memiliki berbagai manfaat pada tubuh manusia, juga memberikan peluang kita untuk berwirausaha. Seperti Rosnita Masheri salah satu warga Balikpapan yang memanfaatkan beraneka ragam buah menjadikan sebuah minuman jus sehat yang dikombinasi dengan sayuran. 
Perempuan kelahiran Kerawang ini minuman jus yang dihasilkannya kemudian Pure Juice Bar Balikpapan. Eksperimennya diawali dengan mengolah 3 jenis buah. 
“Begitu dicoba ternyata enak banget. Maunya nambah terus,” serunya. Lagi-lagi ramuan mengolah buah didapat dari jendala dunia, internet. Jus kemudian dibagikan ke seluruh keluarga. Responnya sudah bisa ditebak, tidak hanya suka, anggota keluarganya malah ketagihan.
Rosnita menuturkan, setelah melihat respon keluarganya yang sangat menyukai jus buatannya kemudian aneka buah mulai diburunya, termasuk alat membuat jus. 
“Kalau blender, mengolahnya harus dicampur air. Nah saya menggunakan jucer khusus alat membuat jus dan hasilnya benar-benar menghasilkan jus murni yang memang sari dari buah dan sayur yang di-jus,” ulas ibu dua anak ini. 
Selanjutnya 3 bulan berturut-turut menjadi pencandu jus sehat, ia lantas terpikir untuk mengkomersilkan produknya. 
“Semua keluarga bilang enak, kenapa tidak dicoba. Jadi sekalian bikin jus untuk keluarga di rumah juga dijual, kalau pun enggak laku bisa dikonsumsi sendiri,” ujarnya. 
4 jenis jus favorit keluarga debut bisnisnya. Yakni Tropical Paradise terdiri omega 3, apel Washington, nanas dan jeruk. Ada juga Dr Green kombinasi sawi daging. nanas, apel Green Smith dan jeruk nipis. Selanjutnya Glow berisi strawberry, pir, wortel, jeruk dan lemon. Terakhir jus yang diberi nama Sunset campuran nanas, wortel dan jeruk.
Rosnita menjelaskan Saat akan terjun ke pasar segala persiapan untuk keperluannya disiapkan  dari botol kemasan yang menarik dipesan langsung ke Surabaya, ketersediaan bahan baku termasuk media sosial sebagai sarana promosi. Restoran salah satu kerabat dimanfaatkan sebagai gerbang menuju industri. 
“Waktu itu pas Ramadan momen pas untuk mengkonsumsi jus lebih banyak, saya coba titip, jumlahnya juga enggak banyak hanya 10 botol per item,” kenangnya. 
Untuk melancarkan bisnisnya, Rose meminta bantuan sang adik Astrid Kartawan yang bertugas mengelola sistem pengemasan, promosi di jejaring sosial hingga mendata berbagai pesanan kelak.
Saat pertama masuk pasar, pastinya aneh. “Semua pada bilang itu minuman apaan seh. Tapi pas dicoba, esok harinya mereka minta lagi ke restoran yang menyediakan, stok masih ada atau ga?,” jabarnya. 
Pekerja yang ingin hidup sehat namun tidak memiliki waktu membuat minuman sehat lantaran terhalang kesibukan yang cukup tinggi merupakan pelanggan potensialnya. Alhasil gelombang pesanan pun semakin meningkat, ia pun kuwalahan dibuatnya. Kalau sudah begitu, pundi rupiah pun semakin deras mengalir.
Setelah genap 1 bulan berdagang di restoran sang kerabat dan puluhan pelanggan berhasil dijaringnya, Rose kemudian memutuskan untuk eksis berbisnis di dunia maya.
Hanya dalam tempo waktu 2 bulan, jenis minumannya beranak pinal menjadi total 18 dari sebelumnya hanya 4 jenis. Dengan model penawaran menggunakan paket. Ada paket detox dan diet.
Meski mengantongi banyak peminat Rose tidak serta merta melayani semua pesanan yang masuk. 
“Sampai sekarang saya masih mengerjakannya sendiri, ini menyangkut standar kualitas. Jadi kuota saya batasi setiap harinya hanya 60 botol, di atas itu masuk orderan berikutnya,” tuturnya. 
Saat ini Ia makin banyak pelanggan dengan mengawali setiap transaksi yakni konsultasi semakin membuatnya dipercayakan banyak pembeli walau pun aksi berjualannya melalui dunia maya. 
“Biasanya kami akan tanyakan dulu kebutuhannya apa. Kalau untuk kesehatan kami akan sarankan menu yang sesuai kalau untuk diet lain lagi, agar harga lebih murah kami tawarkan membeli dalam bentuk paket 1 minggu dan seterusnya. Harga minumannya sendiri tidak mahal seharga Rp.30 ribu perbotol,” tutupnya. 
JURNALIS : FERRY CAHYANTI

Jurnalis Cendana News wilayah Balikpapan, gabung dengan Cendana News sejak awal tahun 2015. Sebelum bergabung dengan Cendana News, menjadi jurnalis di beberapa media online dan cetak lokal. 

Akun twitter @fer_rry
Lihat juga...