KPKB Nilai Jokowi Tidak Mampu Sejahterakan Rakyat


JAKARTA — Sejumlah pemuda yang tergabung dalam aliansi Ormas Komite Pencari Kerja Bersatu (KPKB) Kabupaten Mimika Papua, berunjuk rasa di depan Istana Merdeka Jakarta. Mereka mendesak Jokowi agar mundur dari kursi kepresidenan, karena dinilai tidak mampu membangun konsep nasional untuk mensejahterakan rakyat.
“Jokowi, kalau tidak mampu mensejahterakan rakyat, lebih baik mundur” ujar Frengky Kambu di depan Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Senin (09/11/2015).
KPKB sebagai perwakilan masyarakat Papua menilai Presiden tidak mampu menata managemen protokoler negara di tingkat kementerian, pusat sampai daerah.
“Kami datang di istana sini, berjuang menuntut keadilan masalah ketenagakerjaan, kesejahteraan di Kabupaten Mimika yang sampai saat ini belum ditangani secara serius oleh Jokowi,” ungkap Frengky.
Pendemo meminta presiden tidak boleh melayani kelompok pribadi, oknum pejabat, tokoh agama tokoh adat dan semua kelompok yang selalu mengatasnamakan hak orang asli papua.
Franky mengatakan, Jokowi harus mendengar langsung aspirasi dari masyarakat kecil, sehingga kebijakan pembangunan pemerintah bisa mewujudkan harapan seluruh masyarakat asli Papua demi kesejahteraan kemakmuran rakyat.
“Duduk di kursi orang nomor satu indonesia karna suara rakyat, mestinya presiden dengar rakyat, bukan sembunyi diri dari keluhan rakyat,” tegas Frengky.
Dalam aksi tersebut, KPKB juga menuntut untuk menuntaskan semua pengangguran di kabupaten mimika papua berdasarkan SDA yang ada di Papua, demi tegaknya Pancasila dan UUD 1945.

JURNALIS : ADISTA PATTISAHUSIWA

Jurnalis Cendana News wilayah DKI. Jakarta. Bergabung dengan Cendana News pada Juni 2015. Sebelum bergabung dengan Cendana News, jurnalis di beberapa media lokal dan nasional. 

Akun twitter : @dinopattisdebby
Lihat juga...