Lomba Kompetensi Siswa SMK se-Jawa Timur Kembali DiGelar di Kota Malang


MALANG—Untuk kesekian kalinya Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) kembali diadakan di kota Malang. Acara pembukaan LKS yang di gelar hari ini Senin (2/11/2015) di gedung Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang (UM) dihadiri oleh ribuan siswa siswi SMK se-Jawa Timur dan di buka langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf atau yang lebih akrab di sapa Gus Ipul.
Lomba Kompetensi Siswa sendiri akan berlangsung selama empat hari mulai tanggal 2 November hingga 5 November 2015 dan akan diikuti oleh empat ribu siswa siswi SMK se-Jawa Timur. Disebutkan, terdapat 65 bidang yang akan diperlombakan dalam ajang LKS ini yaitu 31 kelompok bidang teknologi, bisnis dan manajemen 4 bidang, Pariwisata 7 bidang, sains terapan 6 bidang, bahasa 5 bidang dan 9 cabang olahraga, jelas Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Saiful Rahman saat memberikan membacakan laporan kegiatan.
Gus Ipul
Gus Ipul, Wakil Gubernur Jawa Timur, yang datang ke lokasi acara menggunakan dokar bersama Wali Kota Malang, dalam sambutannya memberikan beberapa cara agar menjadi pemenang dan berprestasi kepada para siswa. Untuk menjadi seorang pemenang tergantung pada diri sendiri.
“Kenali diri sendiri, yakinkan pada diri sendiri bahwa kita bisa berprestasi dan menjadi pemenang,” jelasnya. Selai itu peran lingkungan, teman, sekolah dan orang tua juga membawa pengaruh terhadap kesuksesan kita,” demikian pesan Gus Ipul
Dalam acara pembukaan LKS 2015 yang diawali dengan penampilan tari Gambyong ini juga dilakukan penandatanganan MoU antara Dinas Pendidikan Jawa Timur dangan Festo yang merupakan lembaga sertifikasi dari Jerman.
Disinggung mengenai kerjasama tersebut, Gus Ipul yang di temui wartawan usai membuka acara LKS menjelaskan bahwa Festo merupakan sebuah lembaga sertifikasi di Jerman yang sertifikatnya diakui oleh Eropa dan juga dunia Internasional. 
“Apabila anak-anak SMK ini memiliki sertifikat dari Festo, maka secara otomatis bisa diterima bekerja di perusahaan-perusahaan asing sehingga anak-anak lulusan SMK ini bisa langsung tsrserap di dunia kerja,”jelasnya.
Oleh karena itu beberapa kurikulumnya juga akan disesuaikan dengan standar Eropa khususnya Jerman, pungkasnya.
JURNALIS : AGUS NURCHALIQ

Jurnalis Cendana News wilayah Jawa Timur/Malang. Gabung dengan Cendana News Maret 2015. 
Akun twitter : @shugabst2

Lihat juga...