LVRI : Nilai Persatuan dan Kesatuan Masih Minim di Kalangan Remaja


SURABAYA — Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) menilai penanaman nilai persatuan dan kesatuan sebagai negara berdaulat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) masih sangat kurang di kalangan remaja.
Ketua LVRI Surabaya, Hartoyik menjelaskan salah satunya, tawuran antar pelajar dan antar pemuda yang marak terjadi.
“Seharusnya hal tersebut tidak perlu terjadi, kan makna kemerdekaan harus bersatu padu antar pemuda demi kemajuan dan pembangunan bangsa,” terangnya kepada Cendana News, Kemarin.
Menurutnya, kurikulum yang ada, kurang menanamkan soal budi pekerti. Sehingga banyak pelajar jaman sekarang suka main menang sendiri.
“Saya ingin memperingatkan anak-anak muda melalui pemerintah untuk kembali ke jati diri bangsa, yaitu lemah lembut dan tahu diri,” jelasnya.
JURNALIS : CHAROLIN PEBRIANTI

Jurnalis Cendana News wilayah Jawa Timur. Gabung dengan Cendana News Mei 2015. 

Akun twitter : @charolineemoo
Lihat juga...