Manfaatkan Buah Lokal, Panganan Berbahan Durian Digemari Konsumen

LAMPUNG — Durian yang cukup banyak tumbuh dan berbuah di Provinsi Lampung dapat dimanfaatkan untuk bahan makanan diantaranya pancake, ice cream, kalpertart,mochi, bolu gulung, kue tar ulang tahun serta berbagai makanan lain dengan bahan baku pendukung buah berduri tersebut.
Seorang warga di Lampung, Eka Sari memanfaatkan besarnya animo masyarakat dan banyaknya jumlah buah tersebut menjadikan sebuah ladang usaha. Dengan berbekal ilmu dan peralatan seadanya, dia memulai usahanya.
Eka Sari (tengah)
“Saya menyukai penggunaan buah durian untuk bahan baku pembuatan makanan sederhana saja alasannya, karena penggemar buah durian nyaris tak ada matinya selalu ada khususnya di wilayah Lampung,”ungkap Eka Sari kepada Cendana News, Minggu (15/11/2015).
Wanita yang menyukai buah durian ini bahkan telah memiliki gerai untuk memanjakan lidah penggemar durian yang diberinya nama Durian’s House yang berada di Jalan Antasari serta di Kemiling Bandarlampung sebagai pusat sekaligus tempat produksi. Ia mengungkapkan Durian’s House menjual beraneka makanan dengan bahan dasar utama buah durian.
“Dua gerai yang saya rintis mulai disukai pecinta durian, tentunya masih dengan alasan karena buah durian memiliki pasar tersendiri, dan merupakan buah yang disukai banyak orang,”terangnya.
Minat yang tinggi terutama kalangan pencinta kue membuat Eka Sari akhirnya merambah ke sistem penjualan reseller kepada para mahasiswi di beberapa perguruan tinggi di Lampung. Sistem reseller ini merupakan upaya untuk menciptakan semangat wirausaha bagi para mahasiswi yang masih menuntut ilmu sekaligus mencari uang sambil berjualan kue.
“Sekarang kan sudah mulai penjualan dengan sistem online menggunakan media sosial, Blackberry, banyak mahasiswi memanfaatkan itu dan mereka pun mendapatkan margin keuntungan sekaligus belajar berwirausaha,”ungkapnya.
Saat ini selain sistem reseller dengan menggandeng para mahasiswi, Eka Sari mengaku melakukan sistem reseller ke berbagai toko oleh oleh seperti Yen Yen manisan Lampung, Swendis Bakery, Aka Express, Christ Foodcourt. Semua langkah tersebut dilakukan untuk menambah pangsa pasar panganan unik berbahan baku durian tersebut.
Ia menerangkan, kuliner berbahan baku durian yang ditekuninya sudah hampir memasuki tahun ketiga. Dari mulai mendirikan Durian’s House hingga melakukan pengembangan cabang di Jalan Antasari yang diawali dengan banyaknya peminat produk olahan rumahan miliknya.
“Saya pastikan semua produk yang saya buat masih menggunakan tekhnik olahan rumahan sehingga pelanggan bisa melihat langsung proses pembuatan makanan berbahan durian ini dan setelah dioleh disimpan dalam lemari pendingin agar tetap fresh,”terang wanita yang selalu tampil berhijab asal Pringsewu ini.
Ia mengaku masih tetap akan setia dalam penggunaan buah lokal yang banyak tumbuh di Provinsi Lampung tersebut. Selain memberdayakan petani pekebun lokal ia juga mengaku telah menggandeng beberapa pemilik kebun durian di kabupaten Pesawaran, pringsewu serta daerah lain untuk mendapatkan durian dengan kualitas yang bagus.
“Kita upayakan pemilihan durian berkualitas untuk menciptakan sensasi rasa yang lebih orisinal dan langsung dipetik dari kebun sehingga saat diolah memberi kepuasan bagi para pelanggan,”ungkapnya.
Selain bisa disantap langsung, durian yang telah menjadi olahan makanan lain sering disantap pecinta kuliner dengan ditemani minuman kopi Lampung. Bahkan Eka Sari mengungkapkan, durian matang yang masih belum diolah pun sering dinikmati dengan mencampurnya dengan kopi sehingga ia berencana membuat gerai yang bisa memanjakan konsumen yang hobi menikmati kopi serta buah durian serta durian yang telah diolah menjadi produk makanan. Ia bahkan mengajak pecinta durian untuk mengunjungi gerai Durian’s House yang buka setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB.
JURNALIS : HENK WIDI

Bergabung dengan Cendana News pada bulan November 2014. Dengan latar belakang sebagai Jurnalis lepas di beberapa media dan backpacker, diawal bergabung dengan Cendana News, Henk Widi fokus pada pemberitaan wisata dan kearifan lokal di wilayah Lampung dan sekitarnya.

Twitter: @Henk_Widi
Lihat juga...