Manjakan Lidah dengan Gurihnya Sate Bulayak Lombok

Seorang warga nampak sedang menikmati sate Bulayak di taman Udayana Kota Mataram
MATARAM — Selain ayam taliwang dan nasi Puyung inaq (ibu) Eson, kuliner khas Pulau Lombok yang banyak diburu dan disukai warga maupun wisatawan luar adalah sate bulayak, rasanya yang gurih dengan cita rasa racikan bumbu khas masyarakat suku Sasak Lombok tentunya menjadikan sate bulayak berbeda dengan sate yang mungkin ada di daerah lain.
Satu bulayak sendiri merupakan sate dari daging sapi yang diiris menjadi lebih kecil dan dibakar dengan tingkat kematangan yang pas, sehingga saat disajikan rasa daging sate bulayak terasak lebih empuk dan gurih untuk dimakan.
Selain itu, perpaduan bumbu sedap yang terdiri dari rebusan kacang tanah sangrai yang ditumbuk dan siraman santan kelapa serta bumbu-bumbu lainnya membuat citarasa sate bulayak sedap dan nikmat saat disantap.
Tidak itu saja, bagi anda yang ingin menikmati sate bulayak dengan bumbu sedikit lebih pedes, penjual biasanya akan menambahkan irisan cabai mentah di atasnya. Untuk bumbu sate bulayak sendiri terdiri dari irisan bawang merah, bawang putih, cabe rawit merah, merica dan garam.
Sehingga saat dicicipi, bumbu campuran sate bulayak ini mirip dengan bumbu kari. Sate bulayak sendiri biasanya disajikan bersama dengan lontong ukuran kecil dan dibungkus menggunakan janur daun kelapa yang masih muda, sangat berbeda dengan lontong pada umumnya yang biasa dibungkus menggunakan daun pisang.
Sajian lontong yang dibungkus janur daun kelapa yang masih muda inilah sebenarnya yang disebut dengan bulayak, karena selain ukuran kecil, cara membungkusnya juga sangat berbeda yaitu dengan cara dililit secara melingkar.
Untuk satu porsi sate bulayak lengkap dengan lontongnya, anda hanya cukup membayar dengan harga 15.000, di mana setiap satu porsi sate terdiri dari sepuluh sampai lima belas tusuk sate, sementara untung lontong biasanya terdiri dari lima sampai enam biji.
Nah bagi anda yang mungkin berniat datang berlibur ke Lombok, tidak ada salahnya mencoba mencicipi nikmatnya sate bulayak yang biasa terdapat dan disajikan di taman udayana Kota Mataram maupun pinggir pantai senggigi, pantai Kerandangan maupun beberapa pantai lain di sekitaran Kota Mataram, sangat cocok menjadi santapan usai mandi di pantai karena disajikan masih hangat.

JURNALIS : TURMUZI

Jurnalis Cendana News wilayah NTB. Bergabung dengan Cendana News sejak awal tahun 2015. Sebelum bergabung dengan Cendana News, 

jurnalis dan fotografer lepas untuk beberapa media online dan cetak.

Akun twitter : @muzitur00
Lihat juga...