Musim Pancaroba Sebabkan Pergerakan Abu Vulkanik Tidak Menentu

MATARAM — Akibat musim pancaroba, pergerakan angin yang membawa abu vulkanik letusan Gunung Baru Jari sulit diprediksi dan pergerakannya seringkali tidak menentu. Hal tersebut mangkibatkan otoritas penerbangan di Bandara Internasional Lombok NTB sampai sekarang belum memberikan izin terbang terhadap sejumlah maskapai dari dan menuju BIL.
“Setiap tiga jam saya mendapatkan laporan terkait perkembangan letusan Gung Baru Jari dari BPBD dan erupsi memang semakin kecil, tapi untuk penerbangan belum bisa dilakukan, karena pergerakan angin yang membawa abu vulkanik arahnya tidak menentu akibat musim pancaroba,” kata Gubernur NTB, Zainul Majdi di Mataram, Selasa (11/11/2015).
Ia mengatakan, perubahan angin yang tidak menentu dan cepat tersebut kalau dipaksakan untuk dilakukan penerbangan sangat beresiko menimbulkan kecelakaan, baik untuk penerbangan dari dan menuju BIL maupun eks bandara Selaparang yang saat menjadi sekolah penerbangan .
Kita berdoa semoga letusan Gunung Baru Jari bisa segera berhenti sama sekali dan wilayah udara bisa bersih dari debu abu vulkanik, sehingga penerbangan sejumlah maskapai di BIL bisa segera dibuka dan beroperasi kembali.
“Meskin erupsi Gunung Baru Jari telah berkurang, tapi kewaspadaan harus tetap dilakukan, semua perkembangan terkait situasi di lapangan terus kita pantau,” tutupnya.

JURNALIS : TURMUZI

Jurnalis Cendana News wilayah NTB. Bergabung dengan Cendana News sejak awal tahun 2015. Sebelum bergabung dengan Cendana News, jurnalis dan fotografer lepas untuk beberapa media online dan cetak.

Akun twitter : @muzitur00
Lihat juga...