Nilai dan Volume Ekspor Sulawesi Tenggara Turun Drastis

Komoditi udang andalan Sultra

KENDARI — Volume ekspor Provinsi Sulawesi Tenggara mengalami penurunan drastis pada bulan September tahun 2015. Tercatat volume ekspor sebanyak 3,61 ribu ton, padahal bulan Agustus volumenya mencapai 4,65 ribu ton. Terjadi penurunan sebesar 22,37 persen.
Menurut Humas Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sultra, Siti Rasnani Manafi, dari volume tersebut nilainya mencapai US$ 0,84 juta. Bila dibandingkan nilai ekspor pada bulan Agustus 2015, sebesar US$ 11,48 juta maka terjadi penurunan nilai sebesar 92 persen.
Data yang disampaikan BPS Sultra ini, merupakan hasil laporan dari kantor Bea dan Cukai Kendari melalui dokumen pemberitahuan ekspor barang (PEB) .
Komoditas andalan ekspor Sultra pada bulan September 2015, meliputi ikan dan udang dengan volume 0,28 ribu ton. Jika dinilai dengan harga sebesar US$ 0,61 juta. Kemudian komoditas bahan bakar mineral senilai US$ 0,23 juta dengan volume 3,25 ribu ton, sisanya disumbangkan dari komoditas paket pos, parsel dan barang yang dikembalikan.
Rasnani juga menjelaskan tujuan negara ekspor Sultra, yakni Hongkong, Italia, Jepang, Jerman, Amerika Serikat, Jerman, Kanada, Korea Selatan. Kemudian ke negara Malaysia, Tiongkok dan Thailand.
Dari seluruh negara tujuan ekspor, negara Tiongkok paling besar volumenya yakni 3,25 ribu ton dengan nilai US$ 0,23 juta. Disusul Thailand senilai US$ 0,24 juta dengan volume 0,19 ribu ton. Selebihnya ke Amerika Serikat, Australia dan negara-negara lainnya.
JURNALIS : RUSTAM

Jurnalis Cendana News wilayah Sulawesi Tenggara. Sebelum bergabung dengan Cendana News sudah menjadi wartawan di beberapa media cetak lokal maupun nasional. Gabung dengan Cendana News Oktober 2015. 

Akun twitter : @rustamcnd 
Lihat juga...