Pemilihan Rektor, Citra Universitas Pattimura Harus Diperbaiki

Kampus Universitas Patimura
AMBON — Koordinatior Paparisa Perjuangan Maluku, Fadhly Achmad Tuhulele mengingatkan peserta yang ikut dalam Pemilihan Rektor Universitas Pattimura (Pilrek Unpatti) Ambon untuk dapat memperbaiki citra Kampus Tertua di Maluku tersebut.
“Pilrek Unpatti harus membawa langkah baru menuju perubahan lebih baik untuk institusi, dan juga harus bisa memajukan dunia pendidikan di Maluku,”sebutnya kepada Cendana News di Ambon Senin (16/11/2015).
Disebutkan, perbaikan yang paling mendasar dan harus dilakukan oleh rektor terpilih nantinya adalah kasus korupsi yang menghinggapi Universitas primadona bagi seluruh komponen masyarakat Maluku. 
Sejumlah kasus dugaan korupsi di Unpatti semisal penerimaan negara bukan pajak, anggaran SNMPTN dan SBMPTN, serta dugaan korupsi dana hibah Pemda Maluku tahun anggaran 2014 yang dikelola pihak Unpatti Ambon, orang-orang penting di kampus tertua di Maluku itu telah mencoreng nama Universitas.
“Sesuai hasil investigasi sementara kami, menemukan beberapa petunjuk terkait kasus di Unpatti dan masih terus dikembangkan. Pihak Kejaksaan Tinggi Maluku harus membuka diri, yaitu memberi informasi ke publik terkait perekembangan pengustan kasus dugaan korupsi Unpatti Ambon. Karena menyeret para petinggi Unpatti. Ini berkaitan dengan citra Unpatti sebagai perguruan tinggi milik negara,” katanya.
Sehingga pilrek 2016, harus melahirkan pemimpin yang memiliki Sumber Daya Manusia berkualitas, profesional serta memiliki integritas, tentunya sebagai generasi pilihan masyarakat Maluku.
Fadhly juga berharap, partisipasi publik sangat penting kaitannya untuk mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran khususnya dunia pendidikan di Maluku.
“Penegak hukum juga wajib menghadirkan transparansi publik, soal oknum-oknum korupsi di dunia pendidikan terlebih para pimpinan di institusi tersebut dengan mengusut tuntas kasus-kasus yang ditangani,” tutupnya.

JURNALIS : SAMAD VANATH SALLATALOHY

Jurnalis Cendana News wilayah Maluku. Sebelum bergabung dengan Cendana News sudah menjadi jurnalis di beberapa media cetak lokal. Bergabung Cendana News mulai pertengahan 2015.

Akun twitter : @vanlohy
Lihat juga...