Pemilik Rumah Sakit Apung: Dokter Jangan Bedakan Status Pasien

Dialog dalam Seminar di UKWMS
SURABAYA — Pemilik rumah sakit apung, dr. Lie Dharmawan Ph.D Sp.B Sp. BTKV mengingatkan mahasiswa untuk tetap memegang teguh idealisnya dan tidak membeda-bedakan pasien. 
“Tugas utama dokter menjadi pelayan masyarakat tanpa melihat status pasien,”sebutnya saat  menjadi narasumber di sebuah Auditorium Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS).
Disebutkan, dokter muda sekarang jangan hanya berfikir tentang uang dan keuntungan tetapi juga berfikir untuk kebaikan umat.
“Tidak masalah dibilang gila, tapi bermanfaat bagi masyarakat banyak,” tutupnya.
Dia juga mengingatkan, setiap anak muda yang memiliki idealisme harus diarahkan sehingga tujuan hidupnya tidak tergerus oleh sifat hedonisme yang menjadi sifat masyarakat modern.
Rumah sakit apung dokter share diprakarsai oleh dr. Lie Dharmawan Ph.D Sp.B Sp. BTKV. RS tersebut diperuntukan bagi masyarakat miskin yang tidak mempunyai dana untuk memeriksakan keluhan penyakitnya, terutama masyarakat pelosok.
Dengan idealisme yang tinggi, dirinya menjual rumah untuk membeli kapal, dan dijadikan rumah sakit apung. Untuk menopang biaya operasional, sumber dana berasal dari para donatur.
“Donatur yang unik itu ada yang menyumbang 10.002 ada juga 10.006 Rupiah, ini yang unik dan menarik,” tandasnya.
JURNALIS : CHAROLIN PEBRIANTI

Jurnalis Cendana News wilayah Jawa Timur. Gabung dengan Cendana News Mei 2015. 

Akun twitter : @charolineemoo
Editor : ME. Bijo Dirajo / Fotografer : Charolin Pebrianti
Lihat juga...