Pemulangan 77 Warga NTT Dibantu Pemprov Sulawesi Tenggara

Warga NTT yang tinggal di belakang kantor DPRD Sultra
KENDARI — Setelah hampir satu bulan berjuang di Dinas Sosial dan 4 hari di kantor DPRD, 77 orang warga asal Nusa Tenggara Barat (NTT) yang tinggal di halaman belakang kantor DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) akan dipulangkan pada 2 Desember 2015 mendatang dengan menggunakan kapal Pelni.
“Biaya kepulangan sudah akan dibantu Pemerintah Provinsi Sultra, kemudian bantuan dana dari perusahaan,” kata koordinator warga NTT, Frans saat ditemui di Kantor DPRD Sultra, Senin (23/11).
Disebutkan, 77 orang yang terdari dari 60 pria dan wanita dewasa dan 17 anak usia antara umur 6 bulan sampai 11 tahun sebelumnya didatangkan dari NTT ke Kabupaten Konawe Utara (Konut) sejak tahun 2009. Namun selama 6 tahun bekerja di perkebunan kelapa sawit PT Damai Jaya Lestari (DJL) di Sultra, ada ketidakpuasan soal kesejahteraan dan mereka sekarang minta dipulangkan ke NTT. 
“Kita minta saja pihak perusahaan memberi uang siri, nanti Pemda Sultra yang tanggung biaya tiket kapal,” kata Frans. 
Sebenarnya perjuangan menuntut hak kepada PT DJL terpecah dua kelompok. Pertama menuntut pesangon, sedangkan kelompok kedua hanya menuntut biaya ongkos pulang dan tali kasih.
JURNALIS : RUSTAM

Jurnalis Cendana News wilayah Sulawesi Tenggara. Sebelum bergabung dengan Cendana News sudah menjadi wartawan di beberapa media cetak lokal maupun nasional. Gabung dengan Cendana News Oktober 2015. 

Akun twitter : @rustamcnd 
Editor : ME. Bijo Dirajo / Fotografer : Rustam
Lihat juga...