Penemuan Batu Sinabar Gegerkan Masyarakat SBB Maluku

Tambang rakyat [ist]
AMBON — Masyarakat yang berdomisili di Dusun Ani, Desa Lokki, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat Selasa (17/11/2015), dibuat gempar dengan ditemukannya tambang batu Cinnabar (Sinabar) di Desa mereka.
Sesuai laporan Sekretaris dusun Ani, Anwar Tiha, yang dihubungi Cendana News Selasa (17/11/2015) mengakui, adanya penemuan tambang sinabar ini berawal ketika, pemerintah Dusun Ani, memerintahkan masyarakatnya untuk melakukan bakti sosial disekitar areal perkampungan.
Warga kaget lantaran batu sinabar saat ini memang tengah menjadi bahan perbincangan hangat dikalangan masyarakat SBB, lebih khusus warga di wilayah kecamatan Huamual.
Pasalnya, selain bahannya diincar oleh banyak pembeli, penghasilan dari penjualan batu itu sebagaimana dialami warga Desa Iha-Luhu saat ini, juga boleh dibilang cukup menggiurkan.
Awalnya, warga tidak percaya kalau yang ditemukan itu adalah batu sinabar. Namun setelah dicocokan dengan batu sinabar yang diambil dari Desa Iha-Luhu dan dicermati lebih jauh bahannya, ternyata memiliki kualitas dan corak yang sama.
Saat kabar penemuan Sinabar itu beredar dimasyrakat, warga pun langsung beramai-ramai melakukan pendulangan dibeberapa titik.
Dijelaskan salah satu warga, Wa Use (60), kala itu membersihkan kali yang terletak dibelakang rumahnya, mendapatkan sebongkah batua bercampur pasir. Dengan berbekal sedikit pengetahuan dan pengalamannya mengenai batu sinabar, La use pun meyakini kalau bebatuan tersebut adalah batu sinabar. Tanpa ragu, Wa Use lantas melakukan pendulangan terhadap material sinabar yang didapatnya.
“Waktu dia ada dulang akang pake kuali, ada warga lain yang ikut nonton. Warga sempat bertanya-tanya terhadap aktifitas yang sedang dia buat. Saat warga tahu kalau yang didulang itu adalah batu sinabar, kampung langsung gempar. Samua orang langsung rame-rame pigi badulang dikali,” ujar Anwar mengutip keterangan Wa Use.
Anwar mengatakan, kabar mengenai penemuan tambang batu sinabar itu sudah beredar luas ke masyarakat diluar dusun Ani. Hingga pekan ini, warga dari kampung tetangga seperti warga dusun Olas, Hulung, dan Tanah Goyang mulai berdatangan ke dusun Ani untuk melakukan penambangan.
Lanjutnya, Warga Dusun Ani sendiri, sudah mengumpulkan bahan dasar zat mercuri itu, puluhan hingga ratusan kilo. Bahkan ada sebahagian besar warga yang sudah berhasil menjual puluhan kilogram ke pembeli dengan harga Rp.75.000/kg.
Kata Anwar, meski beresiko tinggi, tapi tampak warga sangat bersyukur dengan adanya penemuan tambang batu sinabar yang berlokasi diareal perkampungan Ani. Bagi warga sekitar, adanya tambang sinabar ini, warga bisa meningkatkan kesejahteraan ekonominya.
Apalagi untuk mendapatkannya, tambah Anwar, warga tidak lagi melakukan penggalian sebagaimana terjadi di Desa Iha-Luhu, tetapi hanya melakukan penyusuran diatas didalam kali.
“Tiap malam masyarakat melakukan pendulangan. Masyarakat Dusun Ani sudah mendapatkan hasil cukup bagus. Dalam tempo yang singkat ada yang sudah dapat puluhan juta. Ini tentu menjadi berkah tersendiri bagi kami. Jika hasilnya memuaskan,nanti akan kita himpun dalam bentuk Koperasi, agar penjualan tersentral dan ada manfaatnya juga untuk dusun. Dan kalau membuahkan hasil yang maksimal, tentunya akan diusulkan menjadi tambang rakyat,’’ ulasnya.
Diketahui, batu sinabar merupakan bahan dasar untuk pembuatan cairan mercury atau air raksa. Sesuai beberapa penelitian, batu sinabar ini mengandung beberapa zat yang dapat membahayakan nyawa manusia, seperti tubuh getar-getar, mati rasa, kelainan fisik, bahkan bisa meninggal dunia jika tidak ditangani secara dini.
Selain bisa disuling untuk air raksa, material batu sinabar biasanya juga sering dipakai untuk bahan dasar pemberat kapal. Batu tersebut juga memiliki kapasitas berat melebihi emas, namun harganya tidak sebanding dengan logam mulia tersebut.
JURNALIS : SAMAD VANATH SALLATALOHY

Jurnalis Cendana News wilayah Maluku. Sebelum bergabung dengan Cendana News sudah menjadi jurnalis di beberapa media cetak lokal. Bergabung Cendana News mulai pertengahan 2015.

Akun twitter : @vanlohy
Lihat juga...