Penerapan E-Ticketing di Pelabuhan Bakauheni Belum Maksimal

Fotografi
Penerapan E-Ticketing di Pelabuhan Bakauheni Belum Maksimal
Karya : Henk Widi
Lokasi, Lampung, Rabu, 25 November 2015
Pemberlakuan electronic ticketing (E-tiketing) pada Selasa malam (24/11/2015) di Pelabuhan Bakauheni masih mengalami kendala, salah satunya sensor di beberapa gate pintu masuk tidak bisa membaca beberapa jenis kendaraan. Hal tersebut menyebabkan terganggunya arus transportasi.
Ratusan pengurus truk dan pengurus mobil ekspedisi bahkan datang ke toll gate Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan untuk melihat langsung sistem yang diterapkan oleh PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (PT ASDP) dengan pihak PT Mata Pensil. Ratusan pengurus truk bahkan berkerumun di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni.
Puluhan personil TNI Angkatan Laut (AL) dan Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan Bakauheni berjaga di lokasi untuk menghindari kekecewaan para pengurus truk dan pengurus kendaraan antar pulau. Sebagian besar mempersoalkan sistem e-ticketing yang masih mengalami gangguan terutama di gate nomer 6 dan gate nomer 5. Akibatnya banyak pengguna jasa berdebat dengan petugas dengan sistem baru tersebut.
Puluhan pengurus bahkan sempat menyampaikan protes terkait sistem yang dianggap diberlakukan tanpa pemberitahuan tersebut. Pengurus melakukan dialog dengan General Manager PT ASDP Cabang Bakauheni Tommy L Kaunang dan Akim  pihak dari PT Mata Pensil selaku operator alat e-tiketing.
Proses penerapan e-tiketing atau tiket elektronik yang serempak dilakukan di pelabuhan Bakauheni Lampung dan Pelabuhan Merak Banten yang ada di lintasan Selat Sunda tersebut mengakibatkan kemacetan panjang akibat sistem baru menggantikan sistem lama. Berikut suasana penerapan e-tiketing di Pelabuhan Bakauheni dalam lensa Cendana News:

Lihat juga...